Sebanyak 172 Ribu Warga Surabaya Sudah Divaksin Covid-19

- Publisher

Selasa, 9 Maret 2021 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksinasi kepada jajaran Pemkot Surabaya/bicarasurabaya.com

i

Vaksinasi kepada jajaran Pemkot Surabaya/bicarasurabaya.com


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan vaksinasi Covid-19. Hingga saat ini sudah ada sebanyak 172 ribu warga Kota Surabaya yang divaksin Covid-19, mereka adalah tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik dan lansia.

Hari ini, Selasa (9/3/2021), Pemkot Surabaya menggelar vaksinasi bagi anggota DPRD Kota Surabaya di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya. Bahkan, di tempat tersebut juga dilakukan penyuntikan vaksin tahap kedua bagi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan sasaran vaksinasi di Balai Kota Surabaya kali ini adalah Kepala OPD dan anggota DPRD Surabaya yang belum divaksin. Ia memastikan untuk Kepala OPD, penyuntikan kali ini merupakan penyuntikan yang kedua. Sedangkan bagi anggota DPRD, penyuntikan kali ini rata-rata penyuntikan vaksin yang pertama.

“Totalnya sekitar 72 orang yang akan mengikuti vaksin di Balai Kota Surabaya kali ini,” kata Feny-sapaan Febria Rachmanita disela-sela memantau vaksinasi.

Feny memastikan vaksinasi di seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya juga terus dilakukan vaksinasi. Sasarannya tentu SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan), lansia dan pelayan publik.

“Sampai saat ini, sudah ada sebanyak 133.273 orang yang disuntik vaksin pada tahap kedua ini. Jika ditambahkan dengan vaksinasi tahap 1, totalnya sudah mencapai 172 ribu orang. Alhamdulillah sampai sejauh ini lancar dan aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran Surabaya Dedik Irianto mengaku penyuntikan kali ini merupakan penyuntikan vaksin kedua yang dilakukannya. Ia mengaku antara penyuntikan pertama dan kedua sama-sama tidak terasa apa-apa dan ternyata sudah selesai disuntik.

Baca Juga:  Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Tutup Usia

“Dan alhamdulillah setelah disuntik, saya tidak ada keluhan apa-apa, sehingga ini menunjukkan bahwa vaksin ini aman dan halal,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi ini. Sebab, vaksin ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga untuk melindungi keluarga, teman kantor dan warga lainnya. “Termasuk supaya kita tidak menjadi penyebar Covid-19 pada saat melakukan pemadaman,” ujarnya.

Sukadar, Anggota Komisi C DPRD Surabaya yang ikut vaksin kala itu mengatakan penyuntikan vaksin kali ini merupakan yang pertama, karena di DPRD hanya ada beberapa orang yang sudah ikut vaksin di tahap 1 atau gelombang 1.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Paparkan Visi Surabaya 2025-2030, Fokus pada Ekonomi dan Infrastruktur

“Jadi, ini vaksin yang pertama, dan Alhamdulillah saya lolos cek kesehatan dan langsung disuntik vaksin,” kata Sukadar seusai divaksin.

Ia juga mengakui ketika disuntik vaksin sakitnya seperti digigit semut, dan cara menyuntiknya juga halus, sehingga tidak terasa. Ia juga bersyukur karena setelah disuntik tidak ada efek yang dirasakan. “Tadi disuntik kyak digigit semut,” katanya sambil tertawa.

Sukadar juga berharap warga Surabaya tidak perlu takut untuk divaksin. Bahkan, ia juga meminta warga tidak termakan isu hoax yang menyebutkan bahwa vaksin ini dapat menyebabkan pusing dan sebagainya.

“Vaksin ini aman dan halal. Jangan takut divaksin,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB