Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Ratusan Telepon dari Batam

- Publisher

Rabu, 3 Maret 2021 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menunjukan barang bukti telepon /foto: antara

i

Petugas menunjukan barang bukti telepon /foto: antara


Bicarasurabaya.com – Petugas Bea dan Cukai Juanda di Sidoarjo Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan unit telepon genggam dari kawasan bebas Batam melalui Terminal 1 Bandar Udara Internasional Juanda.

Kepala Bea dan Cukai Nuansa Budi Harjanto mengatakan, ratusan telepon genggam tersebut dibawa oleh penumpang dengan cara dimasukkan di dalam koper dan tas ransel.

“Telepon genggam yang diselundupkan itu tanpa dilengkapi dengan charger dan juga kardus. Selain itu, kondisi telepon genggam juga tidak baru,” kata dia seperti dilaporkan Antara, Rabu (3/3/2021).

Ia menjelaskan awal mula pengungkapan kasus ini pada Sabtu tanggal 27 Februari 2021 pihaknya mendapatkan informasi dari Bea dan Cukai Batam terkait adanya penumpang yang membawa telepon genggam tanpa dilengkapi dokumen pabean menggunakan pesawat Lion JT972 dari Batam (BTH) tujuan Surabaya (SUB)

Mendapatkan informasi tersebut, petugas unit P2 Bea dan Cukai Juanda melakukan koordinasi dengan Satgas Pengamanan Lanudal Juanda untuk melakukan pengawasan terhadap penumpang yang diduga akan membawa telepon genggam tersebut.

Sesuai pemberitahuan kedatangan pesawat di Terminal 1 Bandar Udara Juanda, pesawat Lion JT972 tiba pada pukul 17.12 WIB dan diketahui bahwa dua koper dan tiga tas yang dibawa oleh HZ, RA dan MM berisi telepon genggam.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Segel 6 Unit Rusunawa

“Setelah diperiksa satu koper dan satu tas ransel milik HZ terdapat 114 telepon genggam, milik RA terdapat 104 telepon genggam, dan tas milik MM 50 telepon genggam,” katanya.

Menurut dia, potensi kerugian negara dari penggagalan upaya pembawaan telepon genggam ilegal asal kawasan bebas Batam dengan jumlah total 268 unit adalah Rp469.422.000.

“Penindakan pembawaan telepon genggam ilegal asal kawasan bebas Batam ini merupakan hasil kerja keras serta komitmen Bea Cukai Juanda untuk terus melakukan pengawasan dan menjalankan fungsi sebagai community protector,” ujarnya.

Baca Juga:  Belasan Pagupon di Tambaksari Dimusnahkan Petugas Gabungan

Penggagalan upaya pembawaan handphone ilegal asal kawasan bebas Batam ini merupakan kerjasama yang baik dan wujud sinergitas komunitas Bandar Udara Juanda yaitu Bea dan Cukai Juanda dengan Lanudal Juanda, POM AL serta PT. Angkasa Pura I Juanda.

“Kami akan berkoordinasi dengan bea cukai Batam untuk mengembangkan kasus ini,” tutupnya. (Ant /BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB