Bicarasurabaya.com – Sebanyak 15.000 vial Vaksin SINOVAC tiba di UPTD Gudang Farmasi, Jalan Rungkut Puskesmas No. 7 Surabaya, Rabu (13/1/2021) pagi.
Sebelumnya, vaksin ini disimpan di tempat penyimpanan Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Jawa Timur sebelum didistribusikan ke masing-masing kota/kabupaten.
Dari pantauan Bicara Surabaya di lokasi, Anggota Brimob bersenjata lengkap beserta kendaraan rantis barracuda, terlihat mengawal datangnya vaksin menuju tempat penyimpanan sementara di UPTD Gudang Farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, ada sebanyak 15 ribu vial vaksin dari total 33.420 ribu vial yang akan diterima Pemkot Surabaya pada tahap pertama.
“Untuk tahap awal, vaksinasi akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes), termasuk tenaga penunjang non nakes yang ada di Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan),” kata Febria di UPTD Gudang Farmasi Surabaya.
Untuk sementara waktu, kata Feny, vaksin disimpan di Gudang Farmasi sebelum didistribusikan ke rumah sakit atau Fasyankes. Nantinya saat proses distribusi, vaksin dibawa menggunakan box pembawa vaksin atau vaksin carrier. “Di Puskesmas Surabaya memiliki sebanyak 1.177 vaksin carrier,” ungkap dia.

Sementara itu, untuk tahap awal, Febria menyebut, pencanangan vaksinasi akan dilakukan pada 15 Januari 2021 sekitar pukul 09.00 Wib, di Balai Kota Surabaya. Pencanangan ini diikuti 10 orang yang terdiri dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya.
“Selanjutnya untuk nakes kemungkinan minggu depannya tergantung sms blast dari pusat. Nanti kita akan lihat di aplikasi itu masing-masing rumah sakit dapat berapa. Sehingga saat distribusi vaksin sesuai dengan data yang ada di pusat,” terangnya.
Di tempat yang sama, Kapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya, Kompol Hendry Ibnu Indarto menyatakan kesiapannya mendukung pemerintah dalam pengamanan vaksin di Gudang Farmasi Surabaya.
“Untuk pengamanan tetap kita maksimalkan. Ada pengamanan dari Polrestabes, Polsek Rungkut, maupun dari Koramil Rungkut. Jadi kita akan optimalkan untuk pengamanan di sini,” kata Kompol Hendry.
Untuk mengoptimalkan hal itu, Kompol Hendry menyatakan, pemanfaatan CCTV akan dimaksimalkan termasuk gembok untuk kunci gudang penyimpanan.
“Intinya kita tetap amankan untuk gudang farmasi ini agar supaya nantinya pendistribusian bisa lancar dan terdistribusi ke masyarakat,”
Bahkan, kata dia, pengamanan di Gudang Farmasi milik Pemkot Surabaya ini akan dijaga ketat oleh petugas selama 24 jam.
“Ada anggota yang bersenjata lengkap dan berseragam. (Setiap hari, red) Kurang lebih ada 10 personil,” tutupnya. (BS02)









