Hidup Sebatang Kara, Nenek Yatimah Dirawat dan Tinggal di Griya Wreda

- Publisher

Kamis, 17 Desember 2020 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nenek Yatimah saat dijemput di rumahnya menuju ke Griya Wreda /Ist

i

Nenek Yatimah saat dijemput di rumahnya menuju ke Griya Wreda /Ist


Bicarasurabaya.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya langsung merespon cepat ketika mendapat informasi adanya seorang nenek yang tinggal sebatang kara. Nenek itu diketahui bernama Yatimah, beralamat di Jalan Girilaya 59, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan Surabaya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengaku, mendapat laporan adanya lansia sebatang kara yang tinggal di kawasan Girilaya. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung merespon dengan mencari keberadaan rumah nenek tersebut.

“Mendapat informasi itu kita langsung TL (tindak lanjut) tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Posko Terpadu Barat Daya bersama Satpol PP dan Linmas langsung datang ke lokasi mencari alamat nenek itu,” kata Anang sapaan lekatnya, Rabu (16/12/2020).

Anang mengungkapkan, berdasarkan hasil outreach yang dilakukan petugas di lapangan, nenek tersebut tinggal seorang diri. Dia tinggal menumpang di rumah seseorang yang sudah tidak digunakan. Dari KK (Kartu Keluarga) yang dimiliki, nenek itu tercatat sebagai warga Surabaya dan beralamat tinggal menumpang di rumah tersebut.

“Sekitar pukul 14.30 WIB tadi, Bu Yatimah langsung kita dampingi antar ke Griya Wreda Jambangan untuk dirawat dan tinggal di sana. Karena beliaunya sendiri tidak ada keluarga di Surabaya,” katanya.

Baca Juga:  Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jatim

Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, Anang mengungkapkan, Yatimah sudah hampir sekitar 20 tahun yang lalu tinggal di rumah tersebut. Dahulu, rumah itu merupakan tempat dia bekerja ikut seseorang.

“Beliau (Yatimah) sudah lama tinggal di rumah itu, dulu rumah tersebut merupakan tempat dia bekerja sebagai penjahit. Karena hidup sebatang kara, beliau untuk sehari-hari dapat belas kasihan dari tetangga kanan kiri,” ungkap dia.

Dari pengakuan nenek tersebut, kata Anang, dia tidak memiliki sanak keluarga di Surabaya. Namun, Yatimah mengaku masih memiliki keluarga di Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:  Imbas Video Viral 'Hancurkan Risma', Emak-emak Gelar Aksi Bela Bu Risma dan Lawan Premanisme

“Untuk sanak keluarga di Surabaya tidak ada. Beliau (Yatimah) katanya ada saudara di Malang,” terang dia.

Saat ini, Yatimah telah dirawat dan tinggal di UPTD Griya Wreda Jambangan yang dikelola Dinsos Surabaya. Setelah kondisinya membaik, Anang menyatakan akan berkoordinasi dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Malang untuk mencari tahu keluarga Yatimah.

“Kalau kondisinya Bu Yatimah sudah membaik kita koordinasi dengan TKSK di Malang untuk mencari tahu keluarganya. Kita tunggu kondisinya Bu Yatimah membaik,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB