Setelah Dilantik, Eri Cahyadi Siap Tancap Gas Bekerja untuk Masyarakat Surabaya

- Publisher

Rabu, 16 Desember 2020 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (tengah) /Bicara Surabaya

i

Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (tengah) /Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Setelah nantinya resmi ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan dilantik pada Februari 2021 mendatang, Paslon Pilkada Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji (Er-Ji) menyatakan siap tancap gas bekerja merealisasikan program-program kesejahteraan masyarakat.

“Karena kalau sudah ada penetapan dari KPU dan sudah dilantik Februari itu, maka pekerjaan kita mulai awal sampai akhir kita harus tegas,” kata Eri Cahyadi kepada awak media, Rabu (16/12/2020).

Bagi pasangan Eri-Ji, tidak ada yang namanya program 100 hari ke depan. Namun, setelah resmi dilantik menjadi Wali Kota Surabaya, program yang dia janjikan saat kampanye manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Setelah dilantik harus bagaimana (program itu, red) bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Terkait program-program yang sudah kita janjikan pada waktu kampanye,” tegas dia.

Ia menegaskan, prioritas utama program yang akan direalisasikan yaitu mengurangi pengangguran di Surabaya. Caranya dengan memperbanyak lapangan pekerjaan.

“Karena buat kami, saya dan Pak Armuji bahwa ketika itu sudah tidak ada pengangguran, maka secara otomatis Insya Allah itu yang terbaik buat masyarakat Surabaya,” katanya.

Baca Juga:  Pilkada Surabaya, 40 Tahanan Polres Tanjung Perak Gunakan Hak Pilihnya

Sementara terkait penanganan pandemi Covid-19, dia menyatakan akan siap melanjutkan berbagai terobosan yang sebelumnya sudah dilakukan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Seperti tracing hingga penerapan protokol kesehatan di semua sektor kegiatan di Kota Pahlawan.

“Kalau protokol kesehatan dijalankan dengan benar, Insya Allah namanya pandemi bisa dikurangi, bisa diminimalisir. Karena semua itu akan kembali lagi ke rakyat Surabaya,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB