Warga Gunungsari Indah Tak Permasalahkan PSU di TPS 46 Kedurus

- Publisher

Minggu, 13 Desember 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karangpilang Surabaya, Minggu (13/12/2020) /Ist

i

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karangpilang Surabaya, Minggu (13/12/2020) /Ist


Bicarasurabaya.com – Akibat kesalahan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 46 Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, 452 warga di Perumahan Gunungsari Indah harus kembali mencoblos ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya.

Meski demikian, antusiasme warga kembali menggunakan hak pilihnya terlihat di TPS 46 Kedurus, Karangpilang, Minggu, 13 Desember 2020.

Warga Perumahan Gunungsari Indah, Kristiana mengaku tidak masalah jika ia bersama suaminya harus datang kembali ke TPS 46 Kedurus, Karangpilang karena pemungutan suara ulang (PSU).

Ia mengaku memahami jika penyelenggaraan pemungutan suara di TPS 46 Kedurus, Karangpilang ada kesalahan yang dilakukan oleh KPPS.

“Kalau mau diulang ya tidak apa-apa. Mungkin ada sesuatu terjadi kekeliruan,” kata Kristiana saat ditemui awak media usai mencoblos.

Ia juga mengaku sebagai warga negara yang baik, dirinya akan mendukung keputusan pemerintah, khususnya penyelenggaran Pilkada. “Sebagai warga kami mendukung pemerintahan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) Karangpilang, Rohim menyatakan, pelaksanaan PSU di TPS 46 Kedurus, Karangpilang berdasarkan instruksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya hasil dari rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca Juga:  Jangan Main-main dengan Data! PDIP Surabaya Siapkan “Kamar Hitung” Kawal Hasil Pilwali

Ia mengakui bahwa ada unsur ketidaksengajaan yang dilakukan oleh petugas KPPS dengan memberikan tanda nomor di surat suara.

“Unsur ketidaksengajaan dia dan ketidaktahuan dia menandai nomor 1 sampai 100 misalnya dan itu karena di surat suara itu rangkap, sehingga spontan dia menulis itu. Jadi tidak ada unsur lain selain ketidaksengajaan,” kata Rohim

Rohim mengaku optimis pelaksanaan PSU kali ini akan lebih semarak. Pasalnya, petugas sudah mengantarkan sepenuhnya C pemberitahuan pada H-1. Selain itu, adanya arahan langsung dari RT dan RW untuk menggunakan hak pilih.

Baca Juga:  Peneliti Pusham Ubaya Sebut Video Viral "Hancurkan Risma" Termasuk Ujaran Kebencian

“Karena hari libur, kedua undangan yang kami sampaikan sudah kami sebar semua, kemudian dibantu masyarakat untuk mengingatkan kepada masyarakat,” terangnya.

Rohim menambahkan saat pemungutan suara pada 9 Desember 2020, Setidaknya ada 216 warga yang menggunakan hak pilihnya dari total 452 daftar pemilih tetap (DPT). (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB