Sebelum Sekolah Tatap Muka, Pemkot Surabaya Gelar Tes Swab Pelajar SMP

- Publisher

Kamis, 26 November 2020 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swab pelajar di SMPN 1 Surabaya /Ist

i

Swab pelajar di SMPN 1 Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Sebelum memulai Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka jenjang SMP, Pemkot Surabaya terlebih dahulu melakukan swab secara masif kepada pelajar kelas 3 SMP negeri maupun swasta.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, pada pelaksanaan di hari pertama, Rabu (25/11) kemarin, ada 4.896 pelajar dari 17 sekolah yang mengikuti swab. Pelajar ini merupakan siswa kelas 3 jenjang SMP.

“Sebenarnya untuk jumlah pelajar kelas 1 – 3 SMP yakni 12 ribu. Tetapi kali ini swab khusus untuk kelas 3 dengan total 4.896 siswa kemarin dan hari ini,” kata Febriadhitya, Kamis (26/11/2020).

Dari angka tersebut, kata Febri, setelah dihitung jumlah pelajar yang mengikuti swab kemarin mencapai 2.647 pelajar. Kemudian sisanya akan berlangsung pada hari ini.

“Ada sekitar 2.249 siswa yang belum swab. Karena kadang ada orang tua yang terkendala tidak bisa mengantar anaknya,” ungkap dia.

Rencananya sekolah tatap muka untuk pelajar kelas 3 SMP itu akan berlangsung pada awal Desember 2020. Oleh sebab itu, berbagai persiapan telah dilakukan Pemkot Surabaya dari mulai tes swab guru, karyawan sekolah dan sekarang swab bagi pelajar. Sedangkan, untuk kelas 1 dan 2, swab akan dilaksanakan pada awal tahun mendatang.

Baca Juga:  Bukan Dilarang! Bagi Takjil di Surabaya Diimbau agar Diprioritaskan ke Masjid

“Ini bertahap ya, jadi saat sekolah tatap muka dimulai maka dipastikan seluruhnya negatif Covid-19. Tetapi tetap dengan protokol kesehatan (prokes) yang begitu ketat,” terang Febri.

Sementara untuk mekanisme pelaksanaan swab, Febri menyebut, para pelajar cukup datang ke sekolah. Kemudian, petugas dari puskesmas yang mendatangi sekolah tersebut sesuai dengan masing-masing wilayah. Seperti SMPN 1 Surabaya, petugas Puskesmas yang datang berasal dari Ketabang, Rangkah, Pacar Keling dan Gading.

“Tesnya di sekolah masing-masing. Artinya puskesmas yang mendatangi, siswa cukup datang ke sekolah saja,” terang dia.

Baca Juga:  RSUD Eka Candrarini: Alat Medis yang Ditemukan Beda Merek

Febri menambahkan, sebenarnya pada pelaksanaan swab kemarin, diikuti 18 sekolah SMP. Namun, karena ada salah satu sekolah yang mengundurkan diri maka berkurang menjadi 17 sekolah. Rinciannya, yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 15, SMPN 19, SMPN 26, SMPN 28, SMPN 46, SMPN 62, SMPN 17 Agustus 1945, SMP Al-Hikmah, SMP Giki 2, SMP Kristen YBPK 1, SMP Santa Maria, SMP Santo Carolus.

“Seharusnya jumlah siswa 5.222 tetapi satu sekolah yang mengundurkan diri menjadi 4.896 pelajar,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB