Buruan Dicek! Bantuan Kuota Internet Bagi Guru dan Siswa Sudah Dikirim

- Publisher

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid sekolah menengah Dispendik Surabaya Sudarminto (kiri)/ist

i

Kabid sekolah menengah Dispendik Surabaya Sudarminto (kiri)/ist


Bicarasurabaya.com- Bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan Oktober 2020 sudah tersalurkan sekitar 85 persen kepada pelajar dan guru jenjang SMP di Surabaya. Bagi pelajar yang belum menerima tak perlu khawatir. Sebab, bantuan ini rencananya kembali disalurkan di tahap berikutnya pada tanggal 28 – 30 Oktober 2020.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Sudarminto mengatakan, penyaluran kuota internet dari Kemendikbud tahap I bulan Oktober 2020 sudah tersalurkan sekitar 85 persen. Mereka yang menerima bantuan ini adalah pelajar atau wali murid serta tenaga pendidik.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gelar Ramadan Vaganza 2025

“Bantuan kuota internet ini untuk mendukung pembelajaran daring bagi para guru dan pelajar. Saat ini sudah tersalurkan sekitar 85 persen,” kata Sudarminto, Jum’at (23/10/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, dia menyebut, masih ada tenaga pendidik maupun siswa yang belum menerima bantuan kuota internet itu. Menurutnya, bagi yang belum menerima bantuan itu dimungkinkan mereka ikut di penyaluran tahap II tanggal 28 – 30 Oktober 2020. “Karena bantuan ini dari pusat, jadi kuota internet itu langsung masuk ke masing-masing nomor HP siswa atau guru,” terangnya.

Sudarminto menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan kuota internet itu dimulai sejak bulan September lalu. Operator di masing-masing sekolah sebelumnya telah mendaftarkan nomor HP yang diajukan ke dalam aplikasi data pokok pendidikan (dapodik). Kemudian, Dispendik melakukan verifikasi data tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Risma Gerak Cepat Pimpin Kerja Bakti di Pesisir Kenjeran yang Diterjang Ombak

“Pendataannya bulan September kemarin. Kemudian, kita verifikasi untuk memastikan guru atau siswa itu sekolah di sana,” papar dia.

Pihaknya mengimbau kepada para pelajar yang belum menerima bantuan kuota internet itu agar menanyakan ke pihak sekolah masing-masing. Jika temannya di sekolah itu sudah menerima namun ia belum, dimungkinkan nomor HP yang diinputkan dulu salah atau pelajar itu ganti nomor HP.

“Bisa saja bantuan kuota itu belum masuk karena sekarang pelajar itu ganti nomor HP, atau mungkin waktu input nomor HP nya dulu salah. Atau dia nanti ikut di penyaluran di tahap II. Silahkan ditanyakan ke pihak sekolah, jika memang belum menerima,” katanya.

Baca Juga:  Promosikan Mihol di Medsos, Pengusaha Bisa Terancam Pidana atau Denda Rp50 Juta

Pihaknya berharap, bantuan kuota internet itu dapat mendukung kelancaran proses belajar-mengajar untuk pendidikan jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19. “Kami berharap bantuan itu dapat mendukung atau meringankan beban guru maupun siswa saat mengikuti pembelajaran daring,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB