Presiden Minta Provinsi Lain Contoh Jatim dan Sulsel Tangani Covid-19

- Publisher

Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo /dok.setkab

i

Presiden Joko Widodo /dok.setkab


BicaraSurabaya.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar provinsi lain mencontoh Jawa Timur (Jatim) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam menangani pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan yang diperolehnya, Jatim dan Sulsel telah menunjukkan perbaikan dalam penanganan Covid-19.

“Saya mencatat dari angka-angka yang ada, Provinsi Jawa Timur (dan) Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Saya kira ini bisa dijadikan contoh provinsi-provinsi yang lain,” kata Presiden dalam keterangan tertulis di laman Setkab.go.id, Senin (12/10/2020).

Karena itu, Presiden meminta agar dalam dua minggu ke depan upaya penanganan Covid-19 diprioritaskan pada 12 kabupaten/ kota yang memiliki kontribusi sebanyak 30 persen dari total kasus aktif nasional.

12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus tersebut adalah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Kota Pekanbaru, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Padang, Kota Jayapura, dan Kota Ambon.

Sementara terkait data mengenai kasus Covid-19 berdasarkan laporan yang diterima Presiden, rata-rata kasus aktif per Oktober mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia per 11 Oktober adalah 19,97 persen

Baca Juga:  Ikatan Alumni Psikologi Unair Turun Tangan Dampingi Warga di Tengah Pandemi

“Lebih baik dari rata-rata kasus aktif kalau kita lihat di 27 September 2020 yang lalu yang mencapai 22,46 (persen). Jadi penurunannya kelihatan sekali, dari 22,46 (persen) menjadi 19,97 (persen),” jelas Presiden.

Menurut dia, jumlah kasus aktif tersebut juga lebih rendah jika dibandingkan dengan rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 22,1 persen. Bahkan, rata-rata kesembuhan di Indonesia juga lebih baik jika dibandingkan dengan rata-rata kesembuhan dunia.

“Rata-rata kesembuhan (di Indonesia) per 11 Oktober mencapai 76,48 persen, ini sudah lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia yang mencapai 75,03 persen,” kata Presiden.

Baca Juga:  Labkesda Makin Maksimal, Surabaya Sudah Tes Swab 215.869 Spesimen

Sedangkan rata-rata angka kematian, kata Presiden, juga sudah bisa ditekan menjadi 3,55 persen. Ini lebih baik dibandingkan dua minggu yang lalu yang berada di angka 3,77 persen. “Namun, masih lebih tinggi dari rata-rata kematian dunia yang berada di angka 2,88 persen,” ujar Presiden.

Namun demikian, Kepala Negara mendorong seluruh wilayah agar terus dilakukan upaya perbaikan untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian.

“(Tingkat kesembuhan) harus terus diperbaiki, terus ditingkatkan dengan meningkatkan standar pengobatan baik di rumah sakit, di ruang ICU, maupun di tempat-tempat isolasi,” tegas Presiden. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB