Wajah Pengambil CCTV Saat Demo Omnibus Law Viral, Pak Polisi Monggo!

- Publisher

Minggu, 11 Oktober 2020 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pengambilan CCTV saat demo/ist

i

Pelaku pengambilan CCTV saat demo/ist


Bicarasurabaya.com- Wajah pelaku perusakan dan pengambilan CCTV saat demo Omnibus Law di Surabaya viral. Tentunya, ini akan sangat membantu pihak kepolisian dalam mengidentifikasi berbagai kerusakan fasilitas umum berikut para pelakunya.

Wajah sang pengambil aset negara itu terpampang jelas dalam video singkat yang diunggah akun Instagram @bicarasurabaya. Dalam video itu, terlihat jelas gerak-gerik sang pelaku mulai hendak mengambil hingga mencopot CCTV itu.

Akun Instagram media ini nampaknya sangat lihai membuat video. Sebab, dalam video itu disertakan background musik yang sangat hits saat ini, yaitu “Tarik sess” dan “Semongko”. Kemudian ditampilkan visualisasi detik-detik pengambilan CCTV hingga terpampang jelas sang pelaku. Video itu ditutup dengan jogetan Pak Polisi yang seakan senang karena sudah bisa mengidentifikasi sang pelaku.

Video pendek itu memunculkan berbagai komentar. Akun @reszafebri mengatakan “Iki babang ganteng pasti deg deg serr. Wani berbuat wani bertanggungjawab” tulisnya.

Selain di akun Instagram media ini, di akun Instagram @aslisuroboyo juga ramai. Dalam video tersebut tertulis kalimat ‘yang lain sibuk aksi, doi sibuk ngerusakin cctv’.

Video tersebut diunggah 1 hari lalu. Hingga saat ini, unggahan tersebut sudah 387. 478 kali tayang dan mendapat 1.893 komentar. Akun @greatsantos berkomentar “tangkep ae lurr, demo kog ngerusak fasilitas umum”. Komentarnya pun beragam dan saling lempar komentar.

Baca Juga:  Pengedar Sabu Jaringan Lapas 'Keok' Ditangan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi terhadap pelaku perusakan CCTV saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Kamis (8/10/2020). Dalam peristiwa itu, beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan dan salah satunya adalah CCTV.

“Kita temukan (ada CCTV dirusak, red). CCTV di depan Gedung Negara Grahadi dekatnya pintu satu, pintu utama,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10/2020).

Saat ini pihaknya mengaku sedang melakukan identifikasi terhadap pelaku perusakan itu. “Ini masih kita data semuanya, kita minta record (rekaman, red),” sebut dia.

Baca Juga:  3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Meski begitu, AKBP Sudamiran menyatakan, saat peristiwa perusakan CCTV itu terjadi pihaknya telah mengetahui. Bahkan Polrestabes Surabaya memiliki dokumentasi saat peristiwa perusakan itu.

“Intinya apa kerusakan itu kita identifikasi. Kita kan dokumentasinya ada semua,” ungkapnya. (BS01)

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB