Turunkan Kekuatan Penuh, Pemkot Surabaya Bersihkan Bekas Demo

- Publisher

Kamis, 8 Oktober 2020 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari jajaran Pemkot Surabaya membersihkan puing-puing bekas aksi demo | Ist

i

Petugas dari jajaran Pemkot Surabaya membersihkan puing-puing bekas aksi demo | Ist

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menurunkan kekuatan penuh untuk membersihkan sampah-sampah dan barang-barang yang rusak bekas demo di sekitar Jalan Basuki Rahmad hingga depan Gedung Negara Grahadi, Kamis (8/10/2020) malam.

Tanpa menunggu lama, Risma langsung memunguti batu-batu dan sampah-sampah yang berserakan di jalanan. Tak lama kemudian, alat berat hingga truk-truk DKRTH berdatangan. Mereka langsung membersihkan dan mengangkut pot-pot yang pecah karena dipecahkan oleh demonstran.

“Ini dulu dibersihkan, diangkut pot-potnya itu. Tanamannya diangkut diamankan dulu,” kata Risma kepada jajarannya.

Ia juga memerintahkan Dinas Cipta Karya untuk mengecat tulisan-tulisan fandalisme yang dilakukan oleh para demonstran. Bahkan, tulisan-tulisan kotor di jalanan langsung disemprot dan dibersihkan oleh DKRTH.

Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hujau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin memastikan, bahwa Pemkot menurunkan kekuatan penuh untuk membersihka sampah dan barang-barang yang dirusak oleh para demonstran. Sebab, kerusakan di lapangan sangat parah dan perlu penanganan segera.

Baca Juga:  BNNK Surabaya Amankan 4 Orang Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

“Jadi, atas perintah Bu Wali, kami angkut dulu semuanya bunga-bunga yang rusak dan bola-bolanya juga kita angkuti dulu,” katanya.

Anna juga menjelaskan bahwa tanaman yang dirusak itu nantinya akan dibawa dulu ke Kebun Bibit untuk ditenangkan. Sebab, bagaimana pun juga, tanaman itu adalah makhluk hidup yang kemungkinan juga stres setelah tadi dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita tenangkan dulu supaya tidak stres. Baru nanti kalau demonya sudah kelar dan sudah ada perintah lagi dari Bu Wali, baru kami akan tata kembali seperti sedia kala,” tegasnya.

Baca Juga:  Deteni Palestina yang Kabur dari Rudenim Surabaya Ditangkap di Menteng

Ia menargetkan semuanya bisa dibersihkan malam ini hingga clear dan bersih semuanya, sehingga diharapkan besok pagi ketika warga Surabaya mulai beraktivitas sudah nyaman kembali.

“Semoga malam ini clear semuanya dan bersih. Apalagi ini semua dinas turun untuk bersih-bersih,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB