Bocah Disabilitas di Rungkut Tewas, Diduga Dirundung Teman

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Ist)

i

Ilustrasi (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Kematian Z (10), anak penyandang disabilitas yang ditemukan tak bernyawa di teras rumahnya di Kecamatan Rungkut, Surabaya, masih diselidiki polisi. Korban diduga mengalami kekerasan yang melibatkan dua anak sebaya. Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban berada di teras rumah sebelum didatangi dua anak berinisial U dan I.

“Lalu, kemudian salah satu anak melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Luthfie dalam konferensi pers, Minggu (18/10/2026).

Polisi belum membeberkan secara terperinci bentuk kekerasan yang diduga terjadi. Penanganan perkara juga melibatkan prosedur khusus karena anak-anak yang diperiksa masih berusia di bawah 12 tahun.

Ayah Korban Temukan Sejumlah Kejanggalan

Ayah korban, SAW (53), mengaku tidak mengetahui langsung kejadian tersebut karena sedang tidur setelah minum obat. Sementara itu, istrinya pergi ke pasar untuk berjualan.

Menurut SAW, dua anak diduga masuk ke area rumah melalui lubang ventilasi. Keberadaan keduanya disebut terekam kamera pengawas (CCTV) di jalan kampung.

Baca Juga:  Ratusan Kayu Besar Terdampar di Pantai Sumenep, Ada Stiker Kuning

SAW menuturkan, anaknya ditemukan terjungkal dari kursi roda hingga tersungkur di teras rumah.

“Posisinya anak saya di sini, di atas kursi roda. Terjungkal di sini, ngguling, anak saya tersungkur di sini, sujud,” ujarnya, dikutip dari Surya.co.id.

Saat pulang, istri SAW mendapati Z tergeletak dengan wajah membiru. Di dekat korban terdapat seutas tali sepatu dan sebuah besi. SAW juga mengaku melihat bercak sabun colek di mulut anaknya.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Rp 23 Ribu, Kini Rp 2,613 Juta per Gram

“Istri saya teriak-teriak, ‘Bi, anake wes biru, anak wes biru’. Saya langsung terjaga dari tempat tidur,” kata SAW.

Keluarga kemudian membawa Z ke Rumah Sakit Eka Candrarini. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani autopsi.

Keberadaan tali sepatu dan benda lain di sekitar korban menjadi bagian dari keterangan keluarga. Namun, hubungan benda-benda tersebut dengan kematian Z belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang disampaikan polisi. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB