2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

- Publisher

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

i

Foto: Ist

Bicarasurabaya.com – Dua korban ledakan rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi di Pakuwon City, Surabaya, masih menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Haji Surabaya setelah menjalani operasi. Keduanya mengalami luka bakar pada wajah hingga leher.

Ketua Tim Subsubstansi Hukum dan Humas RSUD Haji, Masrur, mengatakan kedua korban menjalani operasi debridement pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Operasi tersebut dilakukan untuk membersihkan jaringan kulit yang terbakar atau mati serta kotoran yang menempel pada luka.

“Operasi debridement untuk membersihkan luka bakar dari kulit yang terbakar atau mati dan kotoran yang menempel,” kata Masrur ketika dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Kedua korban merupakan karyawan rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi. Mereka mengalami luka bakar masing-masing sekitar 16 persen dan 31 persen.

Meski luas luka bakarnya di bawah 50 persen, kondisi keduanya dinilai berat karena luka mengenai area vital, yakni wajah dan leher yang berada dekat saluran pernapasan.

Baca Juga:  Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa

Keduanya juga sempat mengalami trauma inhalasi yang menyebabkan penyempitan saluran pernapasan.

“Kalau lukanya termasuk berat karena meskipun luka bakarnya kurang dari 50 persen, mengenai area vital yaitu wajah dan leher yang dekat dengan saluran napas,” jelas Masrur.

Saat ini kondisi kedua pasien sudah stabil. Namun, keduanya masih dirawat intensif di ICU untuk pemantauan pascaoperasi.

Keluarga korban juga telah disediakan ruang khusus untuk mendampingi selama proses perawatan.

Baca Juga:  Gantikan Bupati Kena OTT, Wabup Jadi Plt Tulungagung

Ledakan terjadi di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, pada Selasa (6/10) pagi.

Ledakan tersebut diduga akibat kebocoran pipa tabung LPG 50 kilogram. Selain melukai lima karyawan, insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada bangunan dan sejumlah kendaraan di sekitar lokasi. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB