Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Dibuka Usai Karhutla Bakar 642 Hektare

- Publisher

Senin, 28 September 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok UPT Tahura Raden Soerjo

i

Foto: Dok UPT Tahura Raden Soerjo

Bicarasurabaya.com – Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembukaan dilakukan setelah UPT Tahura Raden Soerjo melakukan monitoring dan evaluasi kondisi kawasan pascakebakaran.

Jalur pendakian resmi dibuka kembali pada Sabtu (26/9/2026). Sebelumnya, seluruh jalur pendakian ditutup sejak 19 Agustus 2026 demi keselamatan pengunjung.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustinintyas Marini mengatakan keputusan membuka kembali jalur diambil berdasarkan hasil pemantauan lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas hasil monitoring lapangan pascakejadian kebakaran hutan di Gunung Arjuno-Welirang, maka aktivitas pendakian Arjuno-Welirang resmi dibuka kembali,” kata Agustinintyas, Senin (27/9/2026).

Baca Juga:  Sepekan Cuaca Ekstrem, 94 Pohon Tumbang dan 19 Rumah Rusak di Surabaya

Penutupan jalur dilakukan setelah kawasan Tahura Raden Soerjo dilanda karhutla berulang sejak 18 Agustus hingga 14 September 2026.

Berdasarkan catatan UPT Tahura Raden Soerjo, total lahan yang terbakar mencapai 642,87 hektare. Area terdampak tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Pasuruan.

Kawasan Gunung Arjuno menjadi lokasi dengan luasan kebakaran terbesar, yakni mencapai 548,61 hektare. Sementara sekitar 94,26 hektare lainnya berada di gugusan Pegunungan Anjasmoro.

Baca Juga:  KPK Dalami Dugaan Sugiri Libatkan Kerabat dalam Aliran Suap di Ponorogo

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama medan pegunungan yang terjal dan curam serta angin kencang yang membuat api mudah menjalar.

“Pemadaman dilakukan secara intensif, baik melalui jalur darat hingga operasi water bombing lewat udara,” ujar Agustinintyas.

Sejumlah titik api sempat muncul di antaranya di Lembah Kijang, Blok Lali Jiwo dan Puthuk Bulak. Kebakaran di Blok Lali Jiwo dan Puthuk Bulak kemudian berhasil dipadamkan setelah hujan deras dan kabut tebal mengguyur kawasan puncak Gunung Arjuno.

Baca Juga:  Bupati Tulungagung Diperiksa di KPK, 12 Pejabat Dibawa ke Juanda

Meski jalur pendakian telah dibuka, pemantauan terhadap kawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Sekitar 4.000 Pendaki Sempat Tertunda

Penutupan jalur akibat karhutla membuat sekitar 4.000 calon pendaki harus menunda rencana pendakian ke kawasan Tahura Raden Soerjo.

UPT Tahura Raden Soerjo menegaskan jalur pendakian dapat kembali ditutup sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya.

Para pendaki juga diminta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan ikut menjaga kelestarian hutan selama berada di kawasan Tahura. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB