Karhutla Mengancam, Jatim Gelar OMC dan Hujan Turun di 11 Titik

- Publisher

Selasa, 8 September 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi OMC (Foto: dok BMKG)

i

Ilustrasi OMC (Foto: dok BMKG)

Bicarasurabaya.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hasilnya, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau turun di 11 titik yang tersebar di enam kabupaten.

Data Automatic Rain Gauge (ARG) per 6 September 2026 mencatat hujan turun di Lumajang, Banyuwangi, Malang, Jember, Trenggalek, dan Pacitan. OMC menjadi salah satu upaya untuk menekan risiko karhutla sekaligus membantu mengatasi kekeringan yang melanda 24 kabupaten/kota di Jatim.

Baca Juga:  Penggalangan Kurban di Sekolah Diminta Sukarela dan Transparan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan OMC dilakukan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, pelaksanaan OMC menunjukkan hasil positif. Hujan terpantau turun di 11 titik pada enam kabupaten yang menjadi wilayah sasaran prioritas,” kata Khofifah di Surabaya, Senin (7/9/2026).

OMC digelar Pemprov Jatim bersama Kementerian Kehutanan dan BMKG, dengan koordinasi BPBD Jatim. Operasi ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi pengendalian karhutla di Kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kota Malang, pada 3 September 2026.

Baca Juga:  Jagal RPH Pegirian Tolak Pindah, Pemkot Surabaya Pastikan Relokasi Tetap Jalan

Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Jatim, OMC telah dilakukan empat kali pada 3-6 September 2026. Sebanyak 3.200 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) disebarkan dalam rangkaian operasi tersebut. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB