BKKBN Jatim Perkuat Program Bangga Kencana bagi Penyuluh KB

- Publisher

Rabu, 11 November 2020 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo BKKBN | Ist

i

Logo BKKBN | Ist


Bicarasurabaya.com – Menjelang akhir tahun, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur masih melakukan Penguatan Program Bangga Kencana bagi Penyuluh KB. Kali ini penyuluhan bertempat di gedung Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Rabu (11/11/2020).

Pada kesempatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan, bahwa Kabupaten Bondowoso masih dihadapkan pada beberapa tantangan. Nah, tantangan ini membutuhkan keterlibatan aktif dari semua sektor dalam menyelesaikan hal tersebut.

“Saat ini sedang dihadapkan pada situasi yang tidak seperti biasanya. Tahun 2020 awal RPJMN tapi kita malah dihadapkan pada masa pandemi. Sudah tidak menjadi rahasia bahwa hadirnya pandemi selama 6 bulan ini membawa pengaruh pada keluarga dan program Bangga Kencana di Jawa Timur,” kata Teguh Santoso.

Menurutnya, DO KB ini mengalami kenaikan rata-rata sekitar 1,5 persen. Di satu sisi, ini adalah salah satu bentuk kepatuhan masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di rumah seperti yang dianjurkan pemerintah dalam pencegahan Covid-19. “Di sisi lain, tentu menimbulkan dampaknya sangat complicated,” ujarnya.

Nah, jika hal itu tidak disiasati bersama, akan menjadi ancaman serius. Stunting sudah pasti akan naik, jika program KB kendor bisa jadi nanti akan mengalami kenaikan stunting. “Tidak hanya stunting tetapi kelahiran yang tidak diinginkan,” ungkap dia.

Baca Juga:  BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim Sepekan ke Depan

Di Jatim, kata Teguh, pada tahun 2020 terdapat dua kegiatan yang menjadi momentum meningkatkan kesertaan ber-KB. Pertama adalah Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional. Kedua, yakni Bhakti Sosial pelayanan KB dalam rangka Hari Kontrasepsi Internasional dimana di Jatim tercapai lebih dari 100 persen dari target yang direncanakan. “Artinya animo masyarakat untuk ber-KB itu masih besar”, ungkap dia.

Namun begitu, Teguh mengingatkan agar Kampung KB terus diperkuat infrastrukturnya dalam kesiagaan pencegahan Covid-19. “Program yang sudah dikembangkan di lapangan diharapkan agar terus diperkuat” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB