Kebakaran Bromo Meluas, Api Mulai Mengarah ke Savana

- Publisher

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Bromo merambat ke Savana. (Foto: dok TNBTS)

i

Kebakaran Bromo merambat ke Savana. (Foto: dok TNBTS)

Bicarasurabaya.com – Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Setelah membakar Blok Bantengan, api kini mulai bergerak menuju kawasan Savana Gunung Bromo, Selasa (4/8/2026).

Petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman agar kobaran api tidak menjalar ke salah satu ikon wisata Bromo tersebut.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan berdasarkan laporan sementara, arah pergerakan api sudah mengancam kawasan savana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari informasi yang kami dapat, api mulai turun ke arah Savana. Proses pemadaman masih terus dilakukan dari berbagai elemen,” ujar Endrip.

Sebagai langkah antisipasi sekaligus demi keselamatan wisatawan, Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata melalui pintu Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Banjir Jateng, Tiga KA Tujuan Surabaya Terlambat Datang

Menurut Endrip, jalur Jemplang merupakan pintu utama wisatawan dari Malang menuju Gunung Bromo yang melintasi kawasan savana, sehingga penutupan dianggap perlu hingga situasi dinyatakan aman.

“Wisatawan dari Malang menuju Bromo pertama kali melewati Savana. Karena itu akses Jemplang kami tutup sementara,” katanya.

Meski demikian, penutupan tidak berlaku untuk seluruh kawasan wisata Bromo. Wisatawan masih dapat menikmati sejumlah destinasi lain melalui jalur Pasuruan maupun Probolinggo.

“Hanya spot Savana yang ditutup. Wisatawan masih bisa menuju lautan pasir, viewpoint, dan lokasi wisata lainnya,” jelas Endrip.

Baca Juga:  11 Perjalanan KA Daop 8 Surabaya Terdampak, Imbas Kecelakaan Bekasi

Balai Besar TNBTS juga mengimbau seluruh wisatawan dan pendaki mematuhi arahan petugas di lapangan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau.

“Kami mengimbau wisatawan maupun pendaki mematuhi arahan petugas dan tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan,” tegasnya.

Kebakaran Sejak Senin

Kebakaran pertama kali terjadi di Blok Bantengan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Api dengan cepat membakar vegetasi hutan, sementara sejumlah video kobaran api beredar luas di media sosial.

Hingga Selasa siang, petugas gabungan masih fokus melakukan pemadaman dan pengendalian agar api tidak meluas ke kawasan Savana maupun area konservasi lainnya.

Baca Juga:  Pencuri Kabel Telkom–PJU Ditangkap di Tiga Lokasi Surabaya

Sebelumnya, Balai Besar TNBTS juga telah menutup sementara akses wisata melalui pintu Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta jalur Senduro di Kabupaten Lumajang.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penutupan diberlakukan sejak Senin (3/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

“Penutupan dilakukan agar proses pemadaman berjalan optimal sekaligus menjamin keselamatan wisatawan selama kebakaran masih berlangsung,” ujarnya.

Petugas kini terus berupaya mencegah api memasuki kawasan Savana, yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB