Bicarasurabaya.com – Sebanyak 111 korban selamat kebakaran KMP Mutiara Sentosa II tiba di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, setelah dievakuasi dari perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026) malam. Setibanya di darat, para korban langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan identitas oleh tim gabungan.
Korban diangkut menggunakan KM Meratus Pematang Siantar yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 23.50 WIB. Kapal tersebut membawa total 113 orang, terdiri dari 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.
Koordinator Misi SAR (SMC), Nanang Sigit, mengatakan seluruh korban selamat diprioritaskan untuk dievakuasi lebih dulu agar segera mendapat penanganan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan turun dari kapal. Selanjutnya mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan,” kata Nanang dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Di Terminal Gapura Surya Nusantara, petugas dari Basarnas, kepolisian, tenaga kesehatan, dan instansi terkait melakukan registrasi identitas sekaligus memeriksa kondisi kesehatan setiap korban. Korban yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan medis, sedangkan beberapa lainnya dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Setelah seluruh korban selamat berhasil dievakuasi, Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur mengevakuasi dua jenazah dari kapal. Keduanya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi.
Sementara itu, proses evakuasi juga berlangsung di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Sebanyak sembilan korban yang dibawa KN SAR 249 Permadi langsung menjalani pendataan. Empat orang dirujuk ke RS Garam Sumenep, sedangkan lima lainnya diberangkatkan menuju Surabaya melalui jalur darat.
Berdasarkan data sementara tim SAR gabungan, hingga Senin (3/8/2026) dini hari sebanyak 234 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi, terdiri dari 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Operasi pencarian dan pendataan masih terus berlangsung seiring kedatangan kapal-kapal lain yang membawa korban ke Surabaya. (BS/za)









