Bicarasurabaya.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Wakil Menteri Pertanian itu dipercaya menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pergantian pimpinan BGN harus segera dilakukan mengingat lembaga tersebut memegang peran strategis dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Prasetyo, setidaknya ada tiga alasan utama yang mendasari penunjukan Sudaryono.
Pertama, BGN tidak boleh mengalami kekosongan kepemimpinan karena menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah.
Kedua, Sudaryono telah terlibat sejak awal dalam penyusunan konsep MBG. Ia ikut membahas, menggagas, hingga menyusun skema teknis pelaksanaan program tersebut.
“Beliau sejak awal mengikuti konsep Makan Bergizi Gratis dan bersama-sama menggagas teknis pelaksanaannya,” ujar Prasetyo.
Ketiga, pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi nilai tambah karena Kementerian Pertanian berperan penting dalam memastikan ketersediaan bahan baku pangan untuk mendukung pelaksanaan MBG.
“Kementerian Pertanian selama ini menopang ekosistem penyediaan bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Seiring penunjukan tersebut, Sudaryono meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk memimpin BGN.
Sementara itu, Nanik S Deyang tetap diminta berkontribusi dalam penguatan tata kelola BGN. Presiden Prabowo berencana menempatkannya sebagai Ketua Dewan Pengawas BGN agar tetap mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurut Prasetyo, pengalaman Nanik sebagai mantan Wakil Kepala BGN dan Kepala BGN menjadi modal penting untuk memberikan masukan dalam pengawasan serta penyempurnaan tata kelola program. (BS/za)









