Kepala BGN Nanik Deyang Mengundurkan Diri karena Sakit Jantung

- Publisher

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Nanik Deyang Mengundurkan Diri karena Sakit Jantung. (Foto: dok laman facebook )

i

Kepala BGN Nanik Deyang Mengundurkan Diri karena Sakit Jantung. (Foto: dok laman facebook )

Bicarasurabaya.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu diambil karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Kabar tersebut disampaikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Ia mengatakan Nanik telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026).

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza melalui akun Instagram resminya.

Dirgayuza menilai Nanik sebagai sosok yang selama ini memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Menurutnya, Nanik konsisten memperjuangkan berbagai isu kemanusiaan, mulai dari kasus tenaga kerja migran Wilfrida Soik hingga menggagas program becak listrik bagi pengayuh becak lanjut usia.

Sementara itu, melalui akun Facebook resminya, Nanik menjelaskan keputusan mundur diambil demi memprioritaskan pemulihan kesehatannya. Ia mengaku telah meminta izin kepada Presiden untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atau second opinion di luar negeri.

“Dengan berat hati saya pamit kepada Bapak Presiden untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri,” tulis Nanik.

Baca Juga:  Eri Soroti Kampung Banjarsugihan, Dari Lahan Sampah Jadi Wisata

Meski melepas jabatan Kepala BGN, Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo telah menyetujui pengunduran dirinya dan meminta tetap berkontribusi mengawal BGN melalui dewan pengawas yang rencananya akan dibentuk.

Menurut Nanik, selama menjabat ia telah memulai sejumlah langkah pembenahan di internal BGN. Salah satunya merombak jajaran pejabat eselon I dengan melibatkan unsur dari lima kementerian dan lembaga agar organisasi diisi tenaga profesional sesuai bidangnya.

Selain itu, BGN juga membentuk 11 tim reformasi untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Tim tersebut antara lain bertugas mengevaluasi ketepatan sasaran lebih dari 62 juta penerima manfaat, menilai kelayakan 27.877 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, memperkuat layanan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), hingga mendorong efisiensi program.

Baca Juga:  Pedro Matos Resmi ke Persebaya, Enam Pemain Hengkang

Di akhir pesannya, Nanik menyatakan optimistis kepemimpinan BGN akan berlanjut dengan baik. Ia menyebut penggantinya merupakan sosok yang dikenalnya sehingga diharapkan mampu menjaga arah reformasi dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB