MPLS Surabaya Diawasi Kementerian, Dispendik Jamin Tanpa Perpeloncoan

- Publisher

Senin, 13 Juli 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto dok Diskominfo)

i

Ilustrasi (Foto dok Diskominfo)

Bicarasurabaya.com – Kekhawatiran orang tua terhadap aksi perundungan dan perpeloncoan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) coba ditepis Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Pelaksanaan MPLS untuk siswa SD dan SMP yang dimulai Senin (13/7/2026) dipastikan berlangsung ramah anak, bebas kekerasan, dan diawasi langsung melalui sistem monitoring Kementerian Pendidikan.

Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati menegaskan, pola MPLS yang identik dengan hukuman, tekanan fisik, maupun tugas yang memberatkan sudah tidak lagi diterapkan. Sebaliknya, kegiatan difokuskan untuk membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Anjlok Rp260 Ribu, Kini Rp2,86 Juta per Gram

“Hari ini MPLS pertama untuk seluruh SD dan SMP. Kami mendeklarasikan MPLS yang ramah, tanpa perpeloncoan maupun kekerasan fisik,” kata Febrina saat meninjau pelaksanaan MPLS di SMPN 19 Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan pelaksanaannya sesuai aturan, Dispendik menerjunkan tim supervisi yang akan memantau sekolah secara bergiliran selama masa MPLS berlangsung. Pengawasan juga diperkuat melalui sistem pelaporan yang terhubung langsung dengan Kementerian, sehingga setiap sekolah wajib menyampaikan perkembangan pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga:  Rumah Konveksi di Surabaya Terbakar Tengah Malam, Diduga Korsleting

“Monitoring kami terhubung langsung dengan kementerian. Orang tua juga bisa mengakses sistem tersebut, sehingga tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan MPLS,” ujarnya.

Selain pengawasan internal, Dispendik juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat melalui posko di kantor dinas maupun hotline Pemerintah Kota Surabaya. Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti apabila ditemukan dugaan pelanggaran selama kegiatan MPLS.

Febrina berharap pelaksanaan MPLS mampu membantu siswa baru beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan sekolah. Dengan begitu, saat kegiatan belajar mengajar dimulai penuh pekan depan, para siswa sudah merasa nyaman dan siap mengikuti proses pembelajaran.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB