BMKG: Bediding di Jawa Timur Berlangsung hingga September, Suhu Bisa Turun hingga 8 Derajat

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena bediding atau udara dingin saat musim kemarau masih akan berlangsung di Jawa Timur hingga September 2026. Di sejumlah wilayah, suhu udara diperkirakan turun hingga di bawah 15 derajat Celsius, bahkan mencapai sekitar 8 derajat Celsius di kawasan pegunungan.

Prakirawan BMKG Linda Fitrotul menjelaskan, fenomena suhu dingin pada Juli hingga September merupakan kondisi yang normal setiap musim kemarau. Penyebab utamanya adalah angin monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering ke wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Aki, Grand Livina Terbakar

“Fenomena suhu dingin pada Juli hingga September merupakan hal yang wajar. Saat ini kita berada pada musim kemarau yang dipengaruhi monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering,” kata Linda saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Linda, penurunan suhu semakin terasa karena minimnya tutupan awan. Pada siang hari, permukaan bumi menyerap panas matahari secara maksimal. Namun saat malam, panas tersebut dilepaskan kembali ke atmosfer sehingga suhu udara turun cukup signifikan.

Baca Juga:  Hujan Petir hingga Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jatim

Fenomena yang dikenal sebagai bediding ini tidak hanya terjadi di Malang, tetapi juga dirasakan hampir di seluruh wilayah Jawa Timur. Meski demikian, kawasan Malang dan sekitarnya cenderung lebih dingin karena berada di dataran tinggi.

“Malang berada di dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata 400 hingga 600 meter di atas permukaan laut. Sementara Kota Batu berada pada ketinggian lebih dari 700 hingga 1.700 mdpl. Semakin tinggi elevasi suatu wilayah, maka suhunya juga semakin rendah,” ujarnya.

BMKG memprakirakan kawasan Bromo menjadi wilayah dengan suhu terendah di Jawa Timur, yakni sekitar 8,2 derajat Celsius. Selanjutnya Malang diperkirakan mencapai 12,4 derajat Celsius, Pasuruan 12,6 derajat Celsius, dan Trenggalek 14,7 derajat Celsius.

Baca Juga:  Polisi Benarkan 3 Anggota DPRD Jatim Ditangkap di Hotel Surabaya

Sementara itu, suhu udara di kawasan perkotaan Malang pada malam hingga dini hari masih berpotensi berada di kisaran 15 derajat Celsius.

BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai dampak suhu dingin selama periode bediding. Warga disarankan mengenakan pakaian hangat, terutama anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan agar tetap terlindungi dari risiko gangguan kesehatan. (BS/za) 

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru