Bicarasurabaya.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperluas jejaring internasional seiring langkah transformasi menuju Global Impact University. Terbaru, ITS menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang diundang dalam International Partnership Week (IPW) 2026 di Saint Petersburg, Rusia.
Ajang yang digelar Higher School of Economics (HSE) Rusia itu berlangsung selama empat hari hingga Jumat (22/5/2026) dan diikuti berbagai perguruan tinggi dari sejumlah negara.
Tak hanya mengikuti pameran pendidikan internasional, sejumlah dosen ITS juga mendapat kesempatan menjadi dosen tamu di salah satu kampus terbaik di Rusia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Kemitraan Global ITS, Dr Eng Ir Unggul Wasiwitono mengatakan keikutsertaan ITS dalam forum itu menjadi peluang strategis untuk memperluas kerja sama internasional.
“Banyak perwakilan kampus global hadir dalam forum ini. Ini membuka peluang besar bagi ITS untuk menjalin kolaborasi baru, tidak hanya dengan HSE tetapi juga universitas lain,” ujar Unggul dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, partisipasi ITS dalam IPW bukan langkah instan. Kampus yang berlokasi di Surabaya itu telah membangun hubungan dengan HSE sejak beberapa tahun terakhir.
ITS mulai terlibat dalam kegiatan internasional HSE sejak 2024. Kemudian pada 2025, ITS menjadi co-host lomba poster Art of Reframe melalui kerja sama Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS dan HSE.
Kehadiran ITS di forum internasional tersebut juga menarik perhatian mahasiswa HSE, terutama terkait program pertukaran mahasiswa, cultural activity, dan mobility program.
Unggul menyebut berbagai diskusi yang berlangsung selama kegiatan diharapkan berlanjut menjadi kerja sama konkret dan berkelanjutan.
“Harapannya, setiap diskusi produktif ini bisa diwujudkan menjadi kolaborasi nyata yang bermanfaat bagi ITS maupun mitra internasional,” katanya.
Dalam sesi Meet and Greet, peserta dari berbagai negara dibagi dalam beberapa kelompok diskusi. Mereka tidak hanya memperkenalkan kampus masing-masing, tetapi juga berbagi cerita tentang budaya dan karakter negara asal.
Melalui partisipasi ini, ITS menegaskan komitmennya memperkuat posisi sebagai kampus berdaya saing global sekaligus mendukung pengembangan pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional.(BS/za)











