Pasar Murah Surabaya Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah

- Publisher

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Diskominfo Surabaya)

i

(Foto: Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kali ini, kegiatan digelar di Kantor Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Rabu (20/5/2026).

Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, gula, hingga daging dengan harga di bawah pasaran.

Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Muhammad Khusnul Amin, mengatakan Gerakan Pasar Murah rutin digelar setiap bulan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.

“Tujuannya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasar,” kata Khusnul.

Dalam GPM kali ini, Pemkot menyediakan sekitar 240 liter Minyakita serta stok beras premium dan medium dalam jumlah besar. Harga Minyakita dijual mulai Rp 15.000 hingga Rp 15.700 per liter, lebih rendah dibanding harga di pasaran.

Sementara beras premium kemasan 3 kilogram dijual Rp 74 ribu, lebih murah dari harga pasar yang mencapai sekitar Rp 77 ribu.

Baca Juga:  Hujan Ringan Guyur Surabaya, Suhu Capai 31 Derajat

“Kami bawa stok beras cukup banyak karena itu kebutuhan utama masyarakat,” ujarnya.

Pemkot juga tidak membatasi pembelian beras selama stok masih tersedia. Pembatasan hanya diberlakukan untuk Minyakita, maksimal dua liter per warga.

Menurut Khusnul, program pasar murah akan terus dilanjutkan karena dinilai efektif membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Salah satunya dirasakan Wartini Asih yang mengaku terbantu dengan harga sembako yang lebih murah.

Baca Juga:  Menko PKP Maruarar Sirait Puji Cepatnya Layanan PBG Surabaya: Hanya 15 Menit!

“Harganya lebih ringan dibanding pasar. Sangat membantu buat kami,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nuraini. Ia berharap kegiatan pasar murah lebih sering digelar karena membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.

“Kalau bisa sering diadakan, karena sangat membantu warga,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB