Akhir Pekan Ini, Surabaya Vaganza 2026 Siap Gemerlap dengan Parade Festival of Lights

- Publisher

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Surabaya Vaganza tahun lalu/dok.bicarasurabaya.com

i

Ilustrasi Surabaya Vaganza tahun lalu/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Surabaya kembali bersiap menghadirkan pesta wisata malam spektakuler melalui Surabaya Vaganza 2026 yang tahun ini tampil lebih megah dengan konsep Festival of Lights: Garden of Hope. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun mengajak masyarakat hingga wisatawan dari berbagai daerah untuk datang dan meramaikan parade tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut.

Surabaya Vaganza 2026 akan digelar pada 16 Mei 2026 mulai pukul 18.00 WIB dengan rute parade dimulai dari Tugu Pahlawan, melintasi Jalan Tunjungan, kawasan Siola, Gedung Grahadi, Alun-Alun Balai Pemuda, hingga berakhir di Monumen Bambu Runcing.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi mengatakan, tahun ini Surabaya Vaganza hadir dengan konsep yang berbeda dan lebih spektakuler dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengusung tema Festival of Lights: Garden of Hope, parade akan dipenuhi mobil hias berbunga dengan sentuhan pencahayaan artistik, kostum bercahaya, hingga pertunjukan light show dan video mapping di sejumlah titik kota.

“Surabaya Vaganza tahun ini kami kemas lebih meriah dan modern. Tidak hanya parade mobil hias bunga, tetapi juga ada visualisasi lampu warna-warni, kostum bercahaya, hingga light show yang akan membuat suasana kota menjadi sangat spektakuler,” kata Herry, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, Surabaya Vaganza menjadi salah satu ikon wisata malam unggulan yang dimiliki Kota Pahlawan. Bahkan, event tersebut telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dan diposisikan sebagai atraksi urban tourism yang menampilkan wajah modern Surabaya melalui parade malam hari di ruang publik.

“Kalau banyak event lain mengangkat budaya tradisional atau wisata alam, Surabaya menghadirkan konsep wisata urban modern melalui parade cahaya dan pertunjukan malam hari. Ini menjadi diferensiasi sekaligus daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  Realisasi Investasi Surabaya Tembus Rp31 Triliun, Kota Pahlawan Jadi Magnet Investor

Menurut Herry, konsep Festival of Lights juga membuat Surabaya Vaganza memiliki kekuatan visual yang sangat menarik bagi pengunjung maupun media sosial. Seluruh elemen parade dirancang tematik dan instagramable sehingga menghadirkan pengalaman wisata malam yang atraktif dan fotogenik.

“Selling point utama tahun ini ada pada light performance, kendaraan hias bercahaya, kostum tematik, hingga tampilan visual di gedung-gedung sepanjang rute parade. Jadi sangat sinematik dan cocok menjadi destinasi wisata malam bersama keluarga maupun teman,” jelasnya.

Tak hanya menghadirkan hiburan, Surabaya Vaganza juga membawa dampak ekonomi besar bagi Kota Pahlawan. Pada penyelenggaraan tahun 2025 lalu, event tersebut tercatat menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp2,1 miliar dari berbagai sektor, mulai UMKM, kuliner, hotel, transportasi, ekonomi kreatif, hingga event production.

Baca Juga:  Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

“Karena itu, Pemkot Surabaya menggandeng berbagai pihak untuk memaksimalkan kunjungan wisatawan selama gelaran berlangsung. Mulai dari kerja sama dengan hotel dan travel agent, promo transportasi online, kolaborasi promosi digital bersama influencer, hingga penyediaan tenant kuliner dan produk UMKM di sejumlah titik acara,” paparnya.

Herry menambahkan, rute parade yang melintasi kawasan heritage dan pusat kota juga dirancang untuk memperkuat citra Surabaya sebagai destinasi wisata urban. Dimulai dari Tugu Pahlawan hingga kawasan Jalan Tunjungan, masyarakat akan diajak menikmati perpaduan sejarah, budaya kota, dan atmosfer modern Surabaya di malam hari.

“Rute ini bukan sekadar jalur parade, tetapi etalase kota yang menampilkan wajah terbaik Surabaya. Jadi kami mengajak seluruh masyarakat Surabaya maupun wisatawan luar daerah untuk hadir, menikmati, sekaligus meramaikan Surabaya Vaganza 2026,” pungkasnya. (RF)

Berita Terkait

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicara Kota

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:48 WIB

Foto: Ist

Bicara Kota

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:31 WIB