Sidak Proyek Bozem, Eri Minta Penanganan Banjir Dipercepat

- Publisher

Senin, 11 Mei 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eri minta November nanti saat hujan turun, Tanjungsari sampai Simorejo Sari 1A dan 1B sudah tidak ada banjir lagi. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

i

Eri minta November nanti saat hujan turun, Tanjungsari sampai Simorejo Sari 1A dan 1B sudah tidak ada banjir lagi. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali meninjau proyek pembangunan bozem di Jalan Tanjungsari, Senin (11/5/2026). Dalam inspeksi mendadak itu, Eri meminta pengerjaan dipercepat agar kawasan Simorejo Sari 1A dan 1B terbebas dari banjir sebelum musim hujan datang.

Menurut Eri, kawasan permukiman di Simorejo Sari memiliki elevasi lebih rendah dibanding Jalan Tanjungsari. Kondisi tersebut membuat air kerap menggenang saat hujan deras.

“Kampung Simorejo Sari 1A dan 1B ini posisinya lebih rendah. Saya minta aliran dari jembatan Kali Kerambangan dibagi dua, sebagian dialirkan ke arah bozem lalu dibuang ke Diversi Gunungsari,” kata Eri di lokasi proyek.

Untuk mempercepat aliran air, Eri meminta perubahan desain saluran penampungan atau storage. Ukuran saluran yang sebelumnya direncanakan lebih kecil diminta diperbesar menjadi 4 x 3 meter agar kapasitas tampung air lebih optimal.

“Kalau storagenya tidak besar, air bisa meluber lagi ke jalan. Karena itu harus dibuat lebih lebar,” ujarnya.

Selain pembangunan bozem di Tanjungsari, Pemkot Surabaya juga menyiapkan skema tambahan dengan memanfaatkan lahan di sisi jalan tol arah Perak sebagai tampungan air sementara. Nantinya, air akan dialirkan melalui crossing yang melintasi rel kereta api menuju Bozem Dupak.

Baca Juga:  Semeru Erupsi Senin Malam, Dentuman Terekam CCTV

Dalam sidak tersebut, Eri juga menyoroti metode pengerjaan proyek yang dinilai belum efisien. Ia mengkritik pola kerja yang menggali seluruh area sekaligus karena memicu jalan rusak dan debu yang mengganggu warga.

“Saya tanya metode kerjanya ternyata masih tradisional. Dikeruk semua baru dipasang. Harusnya dikeruk, pasang box culvert, lalu langsung ditutup dan dibersihkan hari itu juga supaya jalan tetap bisa dipakai warga,” tegasnya.

Eri meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) bersama kontraktor mulai menerapkan sistem manajemen proyek berbasis digital, termasuk penggunaan aplikasi seperti MS Project untuk menghitung kebutuhan alat berat dan tenaga kerja secara lebih terukur.

Baca Juga:  Ditjenpas Pindahkan 115 Napi High Risk dari Porong ke Nusakambangan

Proyek bozem berkapasitas sekitar 20 ribu meter kubik itu ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Pemkot Surabaya berharap dampaknya sudah bisa dirasakan warga saat musim hujan tiba akhir tahun nanti.

“Saya minta November nanti saat hujan turun, Tanjungsari sampai Simorejo Sari 1A dan 1B sudah tidak ada banjir lagi. Kasihan warga kalau terus terdampak,” pungkas Eri.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB