Surabaya Siapkan Strategi Atasi Banjir, Rumah Pompa Ditambah

- Publisher

Senin, 4 Mei 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya mengatasi banjir di Kota Surabaya terus dilakukan dengan beberapa strategi serta penambahan rumah pompa. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

i

Upaya mengatasi banjir di Kota Surabaya terus dilakukan dengan beberapa strategi serta penambahan rumah pompa. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penanganan banjir di wilayah selatan dengan membenahi sistem drainase secara terintegrasi. Fokus utama diarahkan pada konektivitas antar saluran dan penataan elevasi agar aliran air lebih lancar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir, Senin (4/5/2026). Lokasi yang dicek meliputi Rumah Pompa Ahmad Yani, Gayungsari Barat, hingga Rumah Pompa Nanggala di Dukuh Menanggal, termasuk saluran di Jemursari, Kendangsari, dan Tenggilis Mejoyo.

Eri menegaskan, persoalan banjir bukan semata kapasitas saluran, tetapi juga belum terhubungnya sistem aliran antarwilayah.

“Yang kita lakukan hari ini mengoneksikan dan mengoreksi agar satu area terhubung dengan area lain,” ujarnya.

Selain konektivitas, penataan elevasi menjadi perhatian. Eri menemukan perbedaan ketinggian saluran di sejumlah titik yang membuat aliran air tidak optimal.

Ia mencontohkan, saluran di Dukuh Menanggal terlihat kering, sementara di Gayungsari masih tergenang. Kondisi ini menunjukkan aliran air belum mengarah ke titik pembuangan yang semestinya.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Anjlok Rp 25.000 per Gram, Simak Rinciannya

“Padahal air seharusnya dibuang ke Menanggal lalu dipompa ke Kali perbatasan. Maka elevasi kita samakan,” katanya.

Pemkot Surabaya menargetkan persoalan banjir di wilayah selatan tuntas pada 2026. Sejumlah strategi disiapkan, mulai dari pembangunan rumah pompa baru, pengerukan saluran, hingga pembuatan storage air di titik yang tak memungkinkan dilakukan pelebaran.

Eri menyebut rumah pompa baru akan dibangun di Panjang Jiwo dan kawasan Nginden yang selama ini rutin terdampak banjir.

Baca Juga:  Harga BBM Pertamina Per 1 November 2025, Dexlite dan Pertamina Dex Naik Rp200 per Liter

“Targetnya 2026 tidak ada lagi banjir di wilayah ini,” tegasnya.

Selain itu, pemkot juga menyiapkan metode alternatif seperti penggunaan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) jika pembangunan box culvert terkendala anggaran. Sementara di lokasi yang terhalang infrastruktur seperti SUTET, solusi storage air di badan jalan dipilih untuk mengurangi beban saluran.

Menurut Eri, perubahan tata guna lahan di Surabaya turut memperparah banjir. Minimnya area resapan membuat air hujan langsung masuk ke saluran yang kapasitasnya terbatas.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB