Surabaya Tambah 1.800 Tongbin, Benahi TPS di Jalan Protokol

- Publisher

Rabu, 15 April 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya membenahi pengelolaan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) dengan menambah 1.800 unit tongbin dan mengevaluasi TPS, terutama yang berada di jalan protokol.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi antrean gerobak dan mencegah sampah meluber akibat keterbatasan kapasitas penampungan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, M Fikser, mengatakan banyak tongbin di TPS yang rusak sehingga mengurangi daya tampung.

“Banyak tongbin yang kondisinya rusak atau pecah, sehingga kapasitas TPS berkurang,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menyebut, di sejumlah lokasi jumlah tongbin bahkan menyusut hingga separuh. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab penumpukan sampah. Pengadaan tongbin baru ditargetkan tiba pada akhir April.

Selain penambahan sarana, Pemkot juga mengevaluasi 38 TPS yang berada di ruas jalan protokol. TPS di lokasi ini dinilai rawan penumpukan karena volume sampah tinggi, sementara lahan terbatas.

Baca Juga:  Jatim Jadi Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak di Indonesia

Sebagai solusi, frekuensi pengangkutan sampah akan ditingkatkan. Jika sebelumnya pengangkutan dilakukan sekali sehari, kini akan ditambah menjadi dua kali atau lebih, menyesuaikan kondisi lapangan.

“Kalau tempatnya sempit tapi volume sampah tinggi, maka pengangkutan kita tambah,” jelas Fikser.

Pemkot menegaskan standar pengelolaan TPS harus lebih tertib, dengan target tidak ada sampah atau gerobak yang meluber ke jalan.

Untuk pengawasan, DLH menempatkan petugas jaga di setiap TPS. Mereka bertugas memantau kondisi dan melaporkan situasi secara berkala. Ke depan, petugas juga akan dilengkapi alat komunikasi untuk mempercepat koordinasi.

Baca Juga:  Pembongkaran Kampung Taman Pelangi Mundur ke Januari 2026, Tersisa 6 Persil

Selain itu, kebersihan TPS akan dijaga melalui penyemprotan eco enzyme saat jeda pengangkutan guna mengurangi bau dan menjaga lingkungan sekitar.

Pemkot Surabaya berharap, kombinasi penambahan fasilitas, peningkatan frekuensi angkut, dan pengawasan ketat dapat menciptakan pengelolaan sampah yang lebih rapi dan tidak mengganggu aktivitas warga.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB