BNN Gerebek Gudang Diduga Produksi Narkoba di Gresik, Barang Bukti Diduga Capai Ton

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

i

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicarasurabaya.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi produksi narkotika di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026). Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti dalam jumlah besar yang diduga mencapai satuan ton.

Hingga siang ini, BNN belum mengungkap secara resmi jenis maupun berat pasti narkotika yang diamankan. Namun, berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, barang bukti diduga mencapai sekitar dua hingga tiga ton sehingga berpotensi menjadi salah satu pengungkapan kasus narkotika terbesar di Indonesia.

Baca Juga:  Selain Genangan di Beberapa Titik, Pohon Tumbang Juga Kepung Surabaya

Saat ini di lokasi menunjukkan kawasan pergudangan dijaga ketat oleh personel BNN, kepolisian, dan TNI. Sejumlah petugas dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta instansi terkait juga tampak berada di lokasi penggerebekan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di dalam gudang bernomor SA-33, terlihat puluhan hingga ratusan koper dan kardus yang diduga berisi barang bukti narkotika. Sebuah kontainer juga diamankan dan diduga berkaitan dengan pengungkapan kasus tersebut.

Baca Juga:  Aturan Rumah Kos di Surabaya Bakal Diperketat, Warga Wajib Dilibatkan

Berdasarkan undangan konferensi pers yang diterima awak media, pengungkapan ini berkaitan dengan jaringan narkotika internasional. Konferensi pers dijadwalkan dipimpin langsung Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto bersama Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol. Budi Mulyanto.

Selain itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution serta sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga dijadwalkan hadir dalam pemaparan hasil pengungkapan tersebut.

BNN menyatakan informasi lengkap mengenai jenis narkotika, asal jaringan, kronologi pengungkapan, hingga jumlah pasti barang bukti akan disampaikan dalam konferensi pers yang digelar sore ini.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB