Bicarasurabaya.com – Lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menutup saluran air di kawasan Manukan ditertibkan. Pembongkaran dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase agar aliran air kembali lancar.
Penertiban berlangsung di sepanjang Jalan Manukan Tama hingga Jalan Manukan Lor, Senin (30/3/2026). Petugas membongkar lapak semi permanen, gerobak, hingga material bekas yang berdiri di atas saluran.
Sejumlah kanopi kios yang menjorok ke atas drainase juga ikut ditertibkan karena menghambat aliran air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lurah Manukan Kulon, Heny Dwi Aliani, mengatakan langkah ini dilakukan setelah rangkaian sosialisasi dan peringatan kepada pedagang.
“Kami tertibkan karena menutup saluran. Tujuannya mengembalikan fungsi drainase,” ujarnya, Selasa (31/3).
Menurutnya, sosialisasi telah dilakukan sejak 2023 hingga awal 2026, termasuk pemberian surat peringatan dengan batas waktu pembongkaran mandiri. Namun, pelanggaran masih ditemukan.
Pedagang sempat meminta penundaan hingga setelah Idulfitri, tetapi tidak diikuti pembongkaran, sehingga penertiban dilakukan.
Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan meteran listrik pada bangunan di atas saluran yang akan ditindaklanjuti dengan pihak terkait.
Penertiban akan dilanjutkan secara berkala guna memastikan saluran air tetap berfungsi optimal dan mencegah potensi genangan di kawasan tersebut.(BS/za)











