Arus Balik Jawa-Bali Ramai, Angin Kencang Hambat Proses Sandar Kapal

- Publisher

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok ASDP

i

Foto: dok ASDP

Bicarasurabaya.com – Arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, terpantau ramai namun tetap lancar. Meski demikian, angin kencang dalam dua hari terakhir sempat menghambat proses sandar kapal.

Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, sebanyak 43.963 penumpang menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk pada H+4 Lebaran, Kamis (26/3/2026). Jumlah ini turun 7,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Gangguan terjadi akibat kecepatan angin yang mencapai 23 knot atau sekitar 42 km/jam. Kondisi ini membuat sejumlah kapal kesulitan saat akan bersandar di dermaga.

“Angin kencang menyebabkan kapal lebih sulit sandar,” ujar Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Ketapang, Bayu Kusumo Nugroho, Jumat (27/3/2026).

Akibatnya, waktu bongkar muat kapal menjadi lebih lama. Jika dalam kondisi normal proses berlangsung sekitar 30 menit, kini bertambah 10 hingga 15 menit.

Meski demikian, operasional penyeberangan masih berjalan dan keterlambatan dinilai masih dalam batas toleransi. Jadwal pelayaran tetap diupayakan normal dengan kapasitas angkut yang dioptimalkan.

Baca Juga:  Biro Adpim Jatim Borong 4 Penghargaan PRIA 2026

Pihak pelabuhan juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca yang dievaluasi setiap tiga jam. Jika kecepatan angin mencapai 30 knot, pelayaran berpotensi ditunda demi keselamatan.

“Operasional tetap menyesuaikan kondisi cuaca dan arahan pelabuhan,” kata Bayu.

Seluruh operator kapal disebut telah siap beroperasi setelah melalui pemeriksaan kelayakan (ramp check).

Dari sisi kendaraan, arus balik juga mengalami fluktuasi. Sepeda motor tercatat 7.635 unit atau turun 6,7 persen, sementara mobil 4.882 unit turun 9,6 persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga:  Inflasi Surabaya 5,11 Persen, Emas dan Tiket Pesawat Jadi Penyumbang

Sebaliknya, kendaraan logistik justru meningkat. Truk yang menyeberang mencapai 1.065 unit atau naik 26,6 persen, sedangkan bus tercatat 314 unit.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, pengguna jasa diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama jika terjadi penyesuaian jadwal akibat faktor keselamatan pelayaran.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB