Kampung Pancasila, Cara Surabaya Ajak Gen Z Peduli Lingkungan

- Publisher

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menggulirkan program Kampung Pancasila untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan kampung. Program yang digagas Wali Kota Eri Cahyadi ini menjadi upaya merespons tantangan era digital yang dinilai membuat sebagian pemuda semakin jauh dari kehidupan sosial di lingkungannya.

Kepala Satuan Tugas Kampung Pancasila, Irvan Widyanto, mengatakan jumlah pemuda yang besar dalam struktur demografi Surabaya merupakan potensi penting yang perlu dikelola secara terarah. Melalui Kampung Pancasila, Pemkot mengadopsi pendekatan gotong royong agar nilai-nilai Pancasila hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari warga.

Baca Juga:  Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Menurut Irvan, program ini dirancang untuk menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat Rukun Warga (RW) dengan melibatkan Generasi Z sebagai motor penggerak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatannya gotong royong. Nilai agama dan Pancasila mendorong kita saling menolong dalam kebaikan, termasuk membuka akses beasiswa dan peluang kerja bagi Gen Z,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Keterlibatan pemuda difokuskan pada penguatan empat pilar Kampung Pancasila, yakni lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, serta sosial dan budaya. Melalui skema tersebut, pemuda didorong tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku aktif dalam pembangunan kampung.

Baca Juga:  Khofifah Ajak Warga Jatim Manfaatkan Bus TransJatim untuk Mobilitas Antarwilayah

Irvan menambahkan, program ini juga ditujukan untuk mengubah stigma bahwa pemuda kurang peduli terhadap lingkungan sosialnya. Dengan ruang partisipasi yang jelas, generasi muda diharapkan dapat terlibat langsung sekaligus menyerap berbagai program unggulan Pemkot Surabaya, khususnya di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

“Pemuda usia belajar dan kerja kami dorong agar aktif, sehingga mereka punya peran nyata di kampungnya sendiri,” kata Irvan.

Pemkot Surabaya berharap Kampung Pancasila tidak sekadar menjadi program simbolik, tetapi mampu memperkuat solidaritas warga sekaligus menyiapkan generasi muda yang berdaya dan berakar pada nilai kebangsaan. (BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB