Siapkan Sistem Piket dan WFA ASN, Layanan Publik Surabaya Tetap Jalan Saat Lebaran

- Publisher

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Menindaklanjuti instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar kepala daerah tetap siaga satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Lebaran. Aparatur sipil negara (ASN) selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah akan tetap masuk dengan skema piket dan Work From Anywhere (WFA) diterapkan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya telah menyusun sistem kerja yang memastikan roda pemerintahan tetap berjalan selama masa libur.

Baca Juga:  Bangkitkan Ekonomi Kota, Eri Cahyadi Raih Tokoh Pembangunan Big 40

“Seperti biasa di Pemkot Surabaya ada giliran piket sebelum dan setelah Lebaran. Ini kita jalankan agar pemerintahan tetap berjalan dan keamanan kota terjaga,” kata Eri, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam skema tersebut, seluruh kepala perangkat daerah akan bergiliran menjalankan piket untuk memastikan koordinasi pemerintahan tetap berjalan.

Selain piket, Pemkot Surabaya juga menerapkan kebijakan WFA bagi ASN secara proporsional. Namun, pegawai yang bekerja dari mana saja tetap harus dalam kondisi siaga.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Pandaan-Malang, 5 Orang Tewas usai CR-V Hantam Truk

“Kita data siapa yang WFA dan siapa yang piket. Yang pasti semuanya harus on call agar koordinasi tidak terputus,” ujarnya.

Eri menegaskan, layanan yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh berhenti selama libur Lebaran.

Beberapa dinas yang dipastikan tetap siaga 24 jam antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Satpol PP. Sistem rotasi personel juga akan diterapkan agar petugas tetap dapat bertugas sekaligus merayakan Lebaran secara bergantian.

Baca Juga:  Tutup Jalan untuk Hajatan Tanpa Izin di Surabaya Bisa Didenda Rp50 Juta

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan kepala daerah tetap siaga di wilayah masing-masing selama masa libur Idulfitri. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 000.2.3/1171/SJ tentang penundaan perjalanan ke luar negeri selama libur Lebaran.

Melalui skema piket dan WFA tersebut, Pemkot Surabaya memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski sebagian ASN menjalani libur Hari Raya.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB