6.154 Pekerja di Jatim Laporkan Kena PHK hingga September 2026

- Publisher

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

6 ribu lebih tenaga kerja di Jatim di PHK. Jumlah ini berdasarkan Kemenaker hingga September 2026. (Foto: Ist)

i

6 ribu lebih tenaga kerja di Jatim di PHK. Jumlah ini berdasarkan Kemenaker hingga September 2026. (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 6.154 pekerja di Jawa Timur melaporkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari-September 2026. Jumlah tersebut menempatkan Jatim di posisi ketiga provinsi dengan laporan PHK terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data Satu Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dikutip Senin (12/10/2026), laporan PHK di Jatim berada di bawah Jawa Barat dan Banten.

Jawa Barat menempati urutan pertama dengan 13.044 laporan, disusul Banten sebanyak 7.733 laporan. Sementara itu, Jawa Tengah mencatat 5.585 laporan dan DKI Jakarta sebanyak 4.587 laporan.

Secara nasional, Kemnaker mencatat 63.789 pekerja melaporkan terkena PHK selama sembilan bulan pertama 2026 melalui sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Kemnaker juga mencatat penambahan laporan PHK kumulatif sebanyak 10.299 orang pada September dibandingkan data Agustus 2026.

Namun, data tersebut masih dapat berubah. Pekerja yang terkena PHK masih bisa mengajukan klaim JKP hingga enam bulan sejak tanggal PHK. Karena itu, data enam bulan terakhir bersifat dinamis dan dapat diperbarui.

Baca Juga:  Limbah Kopi Jadi Peluang Usaha Baru bagi Petani Sumberdem

Kemnaker mengingatkan angka dari periode publikasi berbeda tidak dapat dibandingkan secara langsung. Untuk memperoleh data terbaru, masyarakat disarankan merujuk pada publikasi terakhir yang telah memuat pembaruan secara terperinci. (BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000
Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel
Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan
Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan
Usai Menang di Lampung, Persebaya Fokus Hadapi PSS Sleman
36 Daerah di Jatim Status Awas Kekeringan, BMKG Prediksi Hujan Merata Desember
Surabaya Perkuat Pencegahan Campak, Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi MR

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok Emas Antam/Ist)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:25 WIB

Menekan peredaran miras ilegal dan toko penjual miras ilegal, Satpol PP Surabaya melakukan razia. (Foto: dok Satpol PP Surabaya)

Bicara Kota

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:58 WIB

Ilustrasi (Foto: ist)

Bicara Nasional

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:25 WIB

Pengolahan sampah di TPA Benowo diolah menjadi sumber energi terbarukan. (Foto: dok Dikominfo)

Bicara Kota

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:10 WIB