Bicarasuruabaya.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap berada di wilayah masing-masing selama periode Lebaran 2026. Mereka diminta menunda perjalanan ke luar negeri agar fokus mengawal pelayanan publik dan keamanan selama libur Idulfitri.
Instruksi itu tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026. Surat tersebut ditujukan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.
Dalam edaran itu, kepala daerah diminta menunda perjalanan ke luar negeri pada 14–28 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkecuali kegiatan yang sangat esensial yang merupakan arahan Presiden atau untuk keperluan pengobatan,” kata Tito di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Melalui kebijakan ini, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah tetap fokus pada sejumlah agenda penting menjelang dan selama Lebaran.
Kepala daerah diminta mengantisipasi potensi peningkatan risiko keamanan dan keselamatan selama masa libur Idulfitri. Koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga diminta diperkuat.
Selain itu, pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mendukung kelancaran arus mudik serta memantau kondisi ekonomi di daerah, termasuk pengendalian inflasi.
Pemda juga diminta memastikan seluruh persiapan perayaan Idulfitri berjalan lancar di wilayah masing-masing.
Tito menegaskan kebijakan ini bertujuan memastikan kepala daerah tetap berada di daerahnya sehingga dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat selama momentum Lebaran.
Ia juga meminta rekomendasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) yang sudah terbit pada periode tersebut agar dibatalkan atau dijadwalkan ulang.
Surat edaran itu turut ditembuskan kepada Presiden, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Luar Negeri, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap pelayanan publik, keamanan, serta pengendalian harga kebutuhan pokok selama Lebaran dapat berjalan lebih optimal di seluruh daerah. (BS/za)











