Gondola Terombang-ambing di Lantai 26, Seorang Pekerja Tewas

- Publisher

Senin, 2 Maret 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pekerja terjebak di gondola yang terhenti di lantai 26 Apartemen Ascott Waterplace Surabaya, Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Senin (2/3/2026)/dok. bicarasurabaya.com

i

Dua pekerja terjebak di gondola yang terhenti di lantai 26 Apartemen Ascott Waterplace Surabaya, Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Senin (2/3/2026)/dok. bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Dua pekerja terjebak di gondola yang terhenti di lantai 26 Apartemen Ascott Waterplace Surabaya, Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Senin (2/3/2026). Satu pekerja meninggal dunia diduga terpental akibat angin kencang dan hujan lebat.

Peristiwa dilaporkan pukul 14.22 WIB oleh Suara Surabaya. Tim Rescue Wiyung yang menerima laporan berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 14.28 WIB.

Informasi awal menyebutkan terdapat dua unit gondola yang digunakan untuk pekerjaan di gedung tersebut. “Gondola pertama berhasil turun hingga lantai dasar dengan dua pekerja selamat,” kata Ekky Maulana, petugas Command Center 112.

Namun gondola kedua terhenti saat berada di lantai 26. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan hujan deras disertai angin kencang sehingga gondola terombang-ambing dan tidak bisa turun.

“Dari dua pekerja di gondola kedua, satu orang diduga terpental keluar dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Ekky.

Korban tewas diketahui bernama Eddy Suparno (51), warga Tambak Wedi Baru 7/16.

Proses evakuasi korban/dok.bicarasurabaya.com
Proses evakuasi korban/dok.bicarasurabaya.com

Sementara satu pekerja lainnya, Ribut Boediyanto (56), warga Tambak Wedi Baru 8/73, berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup dan dilarikan ke RS William Booth untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  Tim SAR Temukan 11 Jenazah Lagi, Korban Tewas Capai 36 Orang

Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi korban berada di ketinggian. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, BPBD Surabaya, kepolisian, TGC Pakis, Posko Terpadu Pakis, serta Dinas Sosial dikerahkan ke lokasi. Evakuasi dinyatakan selesai pukul 17.25 WIB.

Hingga kini, penyebab pasti terhentinya gondola masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB