Pelajar MTsN di Lumajang Terluka Peluru Nyasar, Polisi Selidiki Asal Tembakan

- Publisher

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di MTsN 1 Lumajang untuk mengungkap kasus peluru nyasar yang melukai seorang siswa. (Foto: dok Polsek Lumajang Kota)

i

Polisi melakukan olah TKP di MTsN 1 Lumajang untuk mengungkap kasus peluru nyasar yang melukai seorang siswa. (Foto: dok Polsek Lumajang Kota)

Bicarasurabaya.com – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang, Jawa Timur, terluka akibat peluru nyasar saat jam istirahat sekolah, Rabu (4/2). Polisi kini menyelidiki asal tembakan yang melukai korban.

Korban berinisial NS, remaja asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, mengalami luka tembak di paha kiri dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edy Kuswanto membenarkan peristiwa tersebut. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat aktivitas belajar mengajar tengah berlangsung.

Menurut Edy, saat kejadian korban bersama tiga temannya berada di koridor lantai dua asrama sekolah. Tiba-tiba terdengar suara letusan dari arah yang belum diketahui.

“Korban mendengar suara seperti tembakan. Tidak lama kemudian merasakan nyeri hebat di paha kiri dan mengeluarkan darah,” kata Edy dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Pihak sekolah langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, dokter menemukan proyektil peluru masih tertanam di paha korban.

Baca Juga:  Belum Setahun Menjabat, 7 Kepala Daerah Pilkada 2024 Jadi Tersangka KPK

“Korban direncanakan menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil tersebut,” ujarnya.

Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal peluru nyasar, termasuk jenis senjata yang digunakan. Polisi telah mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan madrasah. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB