Mensos Targetkan 50% Penduduk Masuk Perlinsos Digital Akhir 2026

- Publisher

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Kemensos

i

Foto: dok Kemensos

Bicarasurabaya.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia sudah terdata dalam sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital hingga Desember 2026.

Digitalisasi ini menjadi upaya pemerintah memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) agar bantuan lebih tepat sasaran.

“Penggunaan teknologi harus mampu menghadirkan keadilan, bukan sekadar mempercepat proses administrasi,” kata Saifullah Yusuf yang dikutip, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan pemerintah mengintegrasikan sejumlah basis data untuk mendapatkan gambaran sosial ekonomi masyarakat yang lebih akurat.

Baca Juga:  Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 3.012.000 per Gram

Data tersebut antara lain berasal dari Dukcapil, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari BPS, PLN, kepolisian, Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian Hukum.

Integrasi data diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan penerima bansos secara lebih tepat sekaligus mengurangi kesalahan penyaluran.

Melalui Perlinsos Digital, masyarakat juga dapat melakukan registrasi ulang, mengusulkan warga yang dinilai layak menerima bantuan, hingga menyanggah data penerima yang dianggap tidak sesuai.

“Jadi kita memang terbuka dan kita buka. Masyarakat boleh usul, boleh menyanggah,” ujar Gus Ipul.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Rp35.000, Kini Rp2,76 Juta per Gram

Pemerintah juga melibatkan masyarakat untuk membantu warga yang kesulitan mengakses layanan digital.

Ketua RT/RW, pemuda, organisasi kemasyarakatan, komunitas perempuan hingga insan pers diberi kesempatan menjadi Agen Perlinsos.

Gus Ipul mengatakan pelibatan orang-orang terdekat penting agar warga yang selama ini belum masuk dalam data tidak kembali terlewat.

“Diutamakan yang paling dekat, apakah itu saudaranya atau tetangganya, agar mereka yang selama ini terlewat oleh data bisa masuk dalam sistem,” katanya.

Sistem tersebut juga dilengkapi teknologi biometrik atau pengenalan wajah untuk membantu memverifikasi identitas penerima bansos.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Jadi Rp2,759 Juta per Gram

Gus Ipul mengatakan digitalisasi perlindungan sosial sebelumnya diuji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Program kemudian diperluas secara bertahap ke 42 kabupaten/kota, termasuk Makassar.

Pemerintah menargetkan cakupan Perlinsos Digital mencapai 50 persen penduduk pada Desember 2026. Jika tahapan berjalan sesuai rencana, sistem penyaluran bansos berbasis data digital tersebut akan diterapkan secara nasional pada 2027.

Tantangannya bukan hanya memperluas cakupan data, tetapi memastikan data tersebut akurat sehingga warga yang benar-benar membutuhkan perlindungan sosial tidak terlewat. (BS/za)

Berita Terkait

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicara Kota

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:48 WIB

Foto: Ist

Bicara Kota

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:31 WIB