Stok Pangan Surabaya Aman Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Stabil

- Publisher

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Ketersediaan stok pangan di Kota Pahlawan dalam kondisi aman dan terkendali menjelang perayaan Imlek serta memasuki awal Bulan Ramadan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya mengantisipasi lonjakan permintaan saat momen hari besar keagamaan. Fokus pengawasan mencakup ketersediaan pasokan, distribusi, hingga pergerakan harga di pasar tradisional.

Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, hingga kini distribusi bahan pangan berjalan lancar dan stok masih mencukupi kebutuhan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelang Imlek dan Ramadan, stok pangan Surabaya aman. Kami rutin memantau pasar agar pasokan dan harga tetap stabil,” kata Antiek dalam ketetangannya yang dikutip, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga:  Kelalaian Saat Mengelas, Empat Mobil Rongsokan di Surabaya Ludes Terbakar

Berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok Jawa Timur per 27 Januari 2026, sejumlah komoditas utama di Surabaya terpantau relatif stabil.

Harga beras premium tercatat Rp15.416 per kilogram, sedangkan beras medium Rp12.666 per kilogram. Gula kristal putih berada di kisaran Rp16.833 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga minyak curah tercatat Rp19.833 per kilogram, minyak kemasan premium Rp18.166 per liter, dan Minyakita Rp16.183 per liter. Sementara daging sapi paha belakang stabil di angka Rp115.000 per kilogram.

Baca Juga:  AHY Ingin IKA UNAIR Hadirkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Pada komoditas protein, harga daging ayam ras turun tipis menjadi Rp36.250 per kilogram, sementara ayam kampung berada di kisaran Rp65.833 per ekor. Harga telur ayam ras juga menurun menjadi Rp27.583 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung stabil di Rp46.133 per kilogram.

Antiek menjelaskan, stabilitas harga didukung langkah antisipatif Pemkot Surabaya. Jika terjadi lonjakan permintaan atau gangguan pasokan, pemerintah siap menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun operasi pasar.

“Kalau ada indikasi harga naik atau pasokan berkurang, kami akan segera berkoordinasi dengan stakeholder untuk menyalurkan pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga:  Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Melemah

DKPP Surabaya juga terus berkoordinasi dengan pengelola pasar, distributor, serta perangkat daerah untuk mendeteksi potensi gangguan distribusi sejak dini.

Dengan kondisi stok dan harga yang relatif stabil, Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.

Antiek mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan. “Stok aman dan distribusi lancar. Kami pastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru