Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, KAI Sempat Berlakukan BLB

- Publisher

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi-Ist

i

Foto: Ilustrasi-Ist

Bicarasurabaya.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali beroperasi normal setelah sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan keselamatan.

KAI memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) sesaat setelah gempa dirasakan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalur, jembatan, serta prasarana perkeretaapian aman sebelum perjalanan dilanjutkan.

“Begitu gempa dirasakan, KAI langsung menerapkan BLB dan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Setelah prasarana dinyatakan aman, perjalanan kembali dilanjutkan,” ujar VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 08.20 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 105 kilometer, sekitar 23–25 kilometer timur laut Pacitan.

Getaran gempa dirasakan di wilayah Daop 6 Yogyakarta. KAI langsung melakukan koordinasi dengan Unit Jalan dan Jembatan serta pemeriksaan lintas. Hasilnya, pada pukul 08.48 WIB, seluruh perjalanan di wilayah tersebut kembali diizinkan beroperasi normal.

Baca Juga:  Mulai Sore, Akses Masuk Surabaya Dibatasi di 12 Titik

Pengamanan serupa juga dilakukan di wilayah Daop 7 Madiun dan Daop 8 Surabaya, termasuk lintas Malang. Berdasarkan pembaruan terakhir, pada pukul 09.01 WIB seluruh lintas yang sempat diamankan dinyatakan aman dan operasional kembali normal.

KAI memastikan tidak ada pembatalan perjalanan akibat gempa ini. Keterlambatan yang terjadi bersifat sementara dan menyesuaikan kebutuhan pemeriksaan keselamatan.

“Kami memastikan seluruh pelanggan dalam kondisi aman dan selamat. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI,” tutup Anne.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB