Tekan Angka Sesar, Dosen Kebidanan FK Unair Kampanyekan Birth Plan Berbasis Co-Design

- Publisher

Senin, 22 Desember 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seusai acara/dok.istimewa

i

Foto bersama seusai acara/dok.istimewa

Bicarasurabaya.com — Angka persalinan sesar di Indonesia terus menanjak. Di Kota Surabaya, tren ini bahkan berjalan beriringan dengan rendahnya praktik Vaginal Birth After Caesarean (VBAC). Di balik grafik medis tersebut, tersimpan persoalan yang lebih mendasar: perempuan kerap kehilangan ruang untuk terlibat dalam pengambilan keputusan atas proses persalinannya sendiri.

Kondisi itulah yang mendorong dosen Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menginisiasi kelas ibu nifas yang dipadukan dengan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini digelar pada Minggu, 21 Desember 2025, di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Lita Anggraeni, Gunung Anyar, Surabaya.

Alih-alih sekadar forum edukasi, FGD tersebut dirancang sebagai ruang dengar. Para ibu nifas diminta menceritakan pengalaman persalinan mereka, termasuk tentang keputusan medis yang datang tiba-tiba, prosedur yang tidak selalu dipahami, hingga harapan yang jarang tercatat dalam rekam pelayanan kesehatan. “Banyak keputusan diambil cepat, tapi minim dialog,” ujar Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Sofia Al Farizi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengalaman subjektif perempuan sering kali terpinggirkan dalam sistem pelayanan yang menempatkan otoritas medis sebagai pusat keputusan. Padahal, di berbagai negara, praktik birth plan telah menjadi instrumen penting dalam pelayanan maternitas. Dokumen ini memungkinkan perempuan menyampaikan preferensi persalinan, mulai dari metode kelahiran hingga dukungan emosional yang diinginkan.

“Sejumlah studi menunjukkan, birth plan berkontribusi meningkatkan angka persalinan normal dan menekan risiko kematian ibu,” tegas Sofia Al Farizi.

Ironisnya, di Indonesia, pendekatan tersebut belum terintegrasi secara luas. Padahal, birth plan dapat diterapkan di berbagai level fasilitas kesehatan, mulai dari praktik bidan mandiri, puskesmas, hingga rumah sakit tanpa memerlukan teknologi atau biaya besar.

Melalui pendekatan co-design, tim dosen Kebidanan Unair mencoba membalik logika lama pelayanan maternitas yang cenderung top-down. Ibu hamil dan ibu nifas diposisikan sebagai aktor nonprofesional yang memiliki pengetahuan berbasis pengalaman. “Bersama tenaga kesehatan, mereka merancang birth plan yang realistis dan kontekstual,” katanya.

Dengan pendekatan ini, birth plan tidak berhenti sebagai formulir administratif. Ia menjadi alat komunikasi, bahkan negosiasi antara perempuan dan tenaga kesehatan dalam proses klinis yang sering kali krusial dan emosional.

Inisiatif birth plan berbasis co-design tersebut diharapkan menjadi pintu masuk menuju pelayanan kebidanan yang benar-benar berpusat pada perempuan (woman-centered care). “Lebih dari sekadar menekan angka sesar, pendekatan ini berupaya mengembalikan satu hal yang kerap hilang dalam ruang bersalin, yaitu kendali perempuan atas tubuh dan pengalaman melahirkannya,” pungkasnya.

(Penulis: Sofia Al Farizi/Dosen Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB