Hujan Ringan di Surabaya Sepanjang Hari Ini

- Publisher

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Cuaca Surabaya hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan yang turun secara bertahap di sejumlah wilayah. Meski tidak ekstrem, kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas warga, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu udara di Surabaya berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, mencapai 70–95 persen. Kombinasi suhu hangat dan kelembapan tersebut membuat udara terasa lembap dan cenderung gerah, meski hujan turun dengan intensitas ringan.

Sejak pagi, cuaca Surabaya cenderung berawan dengan peluang hujan ringan di beberapa titik, khususnya di kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga.

“Hujan diperkirakan tidak turun merata, namun kemunculan awan tebal berpotensi memicu hujan singkat di sejumlah wilayah, ” kata prakirawan BMKG Juanda dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan ringan masih bertahan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan mengantisipasi perubahan cuaca mendadak, mengingat hujan dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas dan kegiatan luar ruangan.

Pada malam hari, kondisi cuaca diprakirakan relatif serupa, dengan peluang hujan ringan yang masih mungkin terjadi. Masyarakat diimbau membawa perlengkapan pelindung hujan seperti payung atau jas hujan, terutama bagi yang beraktivitas hingga malam.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Rp50.000, Tembus Rp3.135.000 per Gram

Suhu minimum Surabaya hari ini diperkirakan berada di kisaran 24 derajat Celsius, umumnya terjadi pada pagi hari atau setelah hujan turun.

Sementara suhu maksimum mencapai 30 derajat Celsius, terutama pada siang hingga awal sore saat awan mulai menipis.

Meski tidak tergolong panas ekstrem, kelembapan udara yang tinggi membuat suhu terasa lebih pengap. “Kondisi ini lazim terjadi pada musim hujan atau masa peralihan, ketika kandungan uap air di udara cukup tinggi dan penguapan berlangsung lebih lambat, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Menhub Evaluasi Operator Usai Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Selain memengaruhi kenyamanan tubuh, kelembapan tinggi juga dapat menyebabkan pakaian lebih lama kering. Warga disarankan menjaga kondisi tubuh tetap prima dengan cukup minum air putih dan mengenakan pakaian yang nyaman serta menyerap keringat. (BS/za) 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB