Surabaya Pacu Ekonomi Kreatif, Siapkan Peta Kreatif dan Kolaborasi Hepta Helix

- Publisher

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

i

(Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari langkah menuju predikat UNESCO Creative City.

Kepala Bappendalitbang Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menyebut saat ini terdapat 1.996 pelaku ekonomi kreatif di Kota Pahlawan. Dari empat sektor utama—kuliner, fashion, seni pertunjukan, dan kriya—kuliner menjadi penyumbang terbesar.

“Yang paling dicari wisatawan saat ke Surabaya adalah makanannya—mulai Rawon Setan sampai Rujak Cinggur,” ujar Irvan dalam keterangannya di Surabaya, Jumat (5/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irvan menegaskan bahwa percepatan menuju kota kreatif dunia membutuhkan kolaborasi tujuh unsur atau Hepta Helix: pemerintah, pelaku usaha, akademisi, NGO, media, komunitas, dan konsumen. Kolaborasi ini, kata dia, memastikan produk kreatif relevan dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Sidang Perdana Eks Bupati Ponorogo, Jaksa Ungkap Aliran Dana Miliaran

“Pemerintah berperan sebagai inisiator dan fasilitator. Pengusaha menggerakkan produksi dan investasi, akademisi menjadi sumber inovasi, sementara komunitas dan media memperkuat promosi. Konsumen tetap yang paling menentukan pasar,” kata Irvan.

Untuk mempermudah wisatawan dan investor mengenali potensi ekraf Surabaya, Pemkot berencana mengembangkan Kartografi Kreatif atau peta spasial yang mudah diakses publik. Peta ini memuat titik lokasi sesuai tema wisata, seperti titik kuliner unggulan atau rute wisata pendidikan.

Baca Juga:  Truk Muatan Gelondongan Kertas Hantam Rumah dan Kendaraan di Gempol, 3 Orang Tewas

Irvan menjelaskan, pengembangan peta tersebut akan melibatkan perguruan tinggi agar hasilnya lebih presisi dan aplikatif.

Pemkot juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kampus, termasuk UC. Irvan mencontohkan program KKN berbasis solusi, di mana mahasiswa turun ke kampung untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi bersama warga. Selain itu, Pemkot menyiapkan Hi-Tech Mall sebagai ruang kreativitas dan inkubasi.

“Kami memiliki wadah untuk kolaborasi, dan mahasiswa bisa memanfaatkannya untuk menjawab tantangan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hujan Ringan Guyur Surabaya, Suhu Berkisar 24–30 Derajat

Meski berkembang pesat, sektor ekraf Surabaya menghadapi tantangan. Salah satunya adalah melonjaknya harga sewa properti di kawasan yang baru direvitalisasi seperti Kota Lama dan Jalan Tunjungan.

“Fenomena aji mumpung ini menciptakan hambatan bagi calon investor. Masukan dari akademisi sangat kami perlukan untuk memperbaiki regulasi,” kata Irvan.

Rektor Universitas Ciputra, Wirawan Endro Dwi Radianto, menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut.

“Kami siap menjadikan Surabaya sebagai laboratorium hidup untuk bereksperimen dan menciptakan hal-hal kreatif,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB