Tanggap Darurat Semeru Berakhir, Pemkab Lumajang Tetapkan Masa Transisi 90 Hari

- Publisher

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: BNPB-Ist/BS)

i

(Foto: BNPB-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi mengakhiri masa tanggap darurat erupsi Gunung Semeru dan menetapkan periode transisi darurat pemulihan selama 90 hari, terhitung 3 Desember 2025 hingga 2 Maret 2026. Tahapan ini menjadi jembatan sebelum masuk ke proses rehabilitasi jangka panjang.

Pada masa transisi ini, pemerintah akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang rusak, termasuk fasilitas umum dan sosial di wilayah terdampak. Selain itu, dukungan bagi warga yang kehilangan rumah juga mulai disalurkan.

Baca Juga:  Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Sekda Lumajang, Agus Triyono, mengatakan fokus utama pemerintah adalah memulihkan layanan dasar masyarakat. “Transisi darurat pemulihan ditetapkan 90 hari dengan prioritas perbaikan infrastruktur fasum dan fasos,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk warga yang tempat tinggalnya rusak atau hilang akibat erupsi, Pemkab menyiapkan bantuan uang tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per bulan. Bantuan diberikan selama enam bulan atau hingga pembangunan hunian tetap di lokasi relokasi selesai.

Baca Juga:  Ratusan Santri Keracunan MBG, BBPOM Periksa Dapur Penyedia

“Kami memberikan uang tunggu hunian Rp 600 ribu per KK setiap bulan selama enam bulan,” kata Agus.

Masa transisi ini diharapkan mempercepat pemulihan aktivitas warga sekaligus memastikan proses relokasi berjalan tertib dan terkoordinasi.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB