Kemenhub Siapkan Armada dan Insentif Tarif untuk Penerbangan Libur Nataru

- Publisher

Senin, 17 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Bandara Soetta-Ilustrasi/BS)

i

Foto: Suasana Bandara Soetta-Ilustrasi/BS)

Bicarasurabaya.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menyiapkan operasi khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan layanan penerbangan tetap aman, selamat, dan nyaman saat permintaan naik tajam.

Posko pemantauan Nataru akan dibuka pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di Kantor Pusat Kemenhub. Dari posko ini, Ditjen Hubud memonitor aktivitas di 257 bandara seluruh Indonesia.

“Kami memperkirakan jumlah penumpang meningkat dibandingkan tahun lalu, baik domestik maupun internasional,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa dalam keterangannya di Jakarta yang dikutip, Senin (17/11/2025).

Untuk musim liburan tahun ini, kebutuhan armada diproyeksikan mencapai 326 pesawat—terdiri dari 286 jet dan 40 pesawat baling-baling (propeller).

Saat ini Indonesia memiliki 560 pesawat terdaftar, dengan 366 unit siap operasi dan 194 unit dalam perawatan. Maskapai dengan armada terbesar adalah Lion Air (97 unit), Wings Air (77 unit), dan Garuda Indonesia (81 unit).

Puncak arus keberangkatan Natal diprediksi terjadi pada 21 Desember 2025. Sementara arus balik tertinggi diperkirakan berlangsung pada 3–4 Januari 2026.

Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga BBM 'Plat Merah' dan Swasta Stabil

Bandara yang diprediksi paling padat antara lain Soekarno-Hatta (Tangerang), Ngurah Rai (Denpasar), Sultan Hasanuddin (Makassar), Kualanamu (Medan), dan Juanda (Surabaya). Untuk rute internasional, Singapura dan Kuala Lumpur diproyeksikan menjadi tujuan tersibuk.

Lukman menegaskan, seluruh operator penerbangan dan pengelola bandara diminta meningkatkan kesiapsiagaan selama periode liburan.

“Kami sudah menyiapkan contingency plan dan pedoman bandara siaga bencana untuk menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Pemerintah bersama operator penerbangan juga menyiapkan sejumlah insentif untuk menahan tarif tiket—mulai dari diskon PPN tiket kelas ekonomi, pengurangan biaya layanan bandara, hingga penurunan harga avtur di 37 bandara.

Baca Juga:  Briket Kelapa Antar 5 Siswi SMA Al Hikmah Surabaya Raih Medali Emas Internasional

Diskon tarif berlaku untuk pembelian tiket 22 Oktober 2025–10 Januari 2026, dengan periode penerbangan 22 Desember 2025–10 Januari 2026.

“Semoga ini menjadi kado terbaik bagi penumpang di musim liburan kali ini,” kata Lukman.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB