Surabaya Siaga Bencana, BPBD Gelar Simulasi di 26 Titik Kejadian

- Publisher

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi penanganan kedaruratan di Surabaya, Minggu (26/10/2025). (dok. BPBD Surabaya)

i

Simulasi penanganan kedaruratan di Surabaya, Minggu (26/10/2025). (dok. BPBD Surabaya)

BicaraSurabaya.com – Mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menggelar simulasi penanganan kedaruratan pada Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respon cepat jajaran Pemkot Surabaya dalam menghadapi kondisi darurat di musim penghujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan simulasi tersebut dilakukan di 26 titik kejadian yang menggambarkan berbagai situasi kedaruratan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Simulasi penanganan kedaruratan kemarin digelar di 26 titik kejadian. 26 titik kejadian tersebut diantaranya 11 titik genangan yang berdampak kemacetan, 11 titik lokasi pohon tumbang, 3 atap rumah roboh, dan 1 titik lokasi luapan air sungai,” kata Linda, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga:  Meski Fokus Menangani Pandemi, Program Imunisasi Anak Sekolah Tetap Berjalan

Linda menuturkan, simulasi tersebut melibatkan 12 kecamatan dengan skenario awal adanya informasi potensi cuaca ekstrem dari BMKG.

“Dalam (skenario) simulasi ini, diawali dari adanya informasi cuaca awan cumulonimbus (CB), diduga akan berdampak pada curah hujan yang cukup tinggi, setelah mendapat informasi dari BMKG melalui Command Centre (CC) 112, kemudian dilakukan penanganan di titik-titik tersebut,” jelasnya.

Beberapa titik yang dijadikan lokasi simulasi antara lain di Kecamatan Benowo, penanganan genangan dan kemacetan dilakukan di Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan, serta di Kecamatan Dukuh Pakis, penanganan pohon tumbang dilakukan di Jalan Mayjen Sungkono depan TMP, Kelurahan Dukuh Pakis.

Baca Juga:  Gandeng BUMN, Pelaku UMKM Gelar Pameran dengan Transaksi Cashless

Menurut Linda, melalui simulasi ini jajaran Pemkot Surabaya dapat memahami alur koordinasi dan langkah cepat yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

“Dari simulasi itu, jajaran di lingkungan Pemkot Surabaya menjadi tahu apa saja yang akan dilakukan. Selain itu, juga akan tahu perangkat daerah (PD) mana saja yang dilibatkan jika terjadi penanganan kedaruratan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, jika terjadi luapan sungai di Simomulyo, maka semua pihak sudah memahami siapa yang bertugas.

“Jadi akan tahu, siapa dan melakukan apa. Sehingga ketika mungkin, terjadi luapan sungai di Simomulyo, maka yang harus turun PD apa saja. Misal, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) siapa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) siapa, dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) siapa, kemudian rayonnya rumah pompanya dan sebagainya,” papar Linda.

Baca Juga:  Hujan Ringan Diprediksi Guyur Surabaya Hari Ini, Suhu Tembus 32 Derajat

BPBD juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung, seperti chainsaw (gergaji mesin), generator pompa air, hingga kendaraan skywalker dari DPKP untuk mendukung operasi lapangan.

Linda berharap, kegiatan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi bencana mendadak akibat perubahan cuaca ekstrem.

“Kenapa kami melakukan ini? (simulasi penanganan kedaruratan) Karena, Desember tahun lalu terjadi seperti ini (cuaca ekstrem). Artinya biar tahu apa yang dilakukan ketika ada kedaruratan,” pungkasnya. (Bs/Yan)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB