Semburan Air Bercampur Gas di sungai Rungkut Madya Bikin Wali Kota Gerak Cepat

- Publisher

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Georadar milik ITS dikerahkan untuk membantu semburan air bercampur gas. (Foto: BPBD Surabaya-Ist/BS)

i

Alat Georadar milik ITS dikerahkan untuk membantu semburan air bercampur gas. (Foto: BPBD Surabaya-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Upaya tim PGN dan BPBD mencari sumber semburan air bercampur gas di Sungai Kebun Agung, Rungkut Madya masih belum berhasil membuat Wali Kota Eri Cahyadi turun tangan.

Wali Kota Eri meminta bantuan ITS untuk turun membantu tim PGN dan BPBD mengatasi semburan air bercampur gas tersebut.

“Pak Wali meminta bantuan ke ITS untuk membantu, ” kata Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto kepada bicarasurabaya.com, Jumat (17/10/2025) melalui pesan whatsapp.

Bahkan Wali Kota Eri tidak hanya langsung meminta bantuan ITS. Namun, orang nomor 1 di Kota SUrabaya ini sempat mendatangi serta melihat langsung kondisi dilapangan.

“Beliau semalam sekitar jam 23.00 WIB ke lokasi untuk melihat langsung kondisi semburan air bercampur gas. Makanya, hari ini Pak Wali meminta bantuan langsung ke ITS,” imbuhnya.

ITS menurunkan alat Georadar untuk mencari titik pipa yang mengalami kebocoran maupun titik sumber yang mengakibatkan muncul semburan air bercampur gas.

Baca Juga:  Surabaya Sulap Eks Hi-Tech Mal Jadi Ruang Ekonomi Kreatif

Tim ITS, kata Irvan dipimpin oleh DR Amin Widodo ahli Geofisika. “Prof Amin langsung turun sendiri dan menggunakan alat georadar dan sekarang sudah dilokasi atas permintaan langsung dari Pak Wali Kota, ” ungkapnya.

Munculnya semburan air bercampur gas sejak Kamis (16/10) siang dan langsung ditindaklanjuti oleh PGN dengan menurunkan tim.

Dari hasil pemeriksaan, gas yang muncul di sungai mengandung metana (CHâ‚„). TimPGN juga berusaha melakukan oenggalian 4 titik di sisi utara dan selatan untuk melakukan penguncian pipa dengan harapan bisa menghenntikan semburan tapi belum berhasil.

Baca Juga:  Tekan Inflasi, 93 Titik Pasar Murah Surabaya Mulai 2 Maret

Semburan sempat berhenti dua kali sebelum akhirnya kembali menyembur kembali. Semburan air bercampur gas tercatat memiliki ketinghian semburan sekitar 70 centimeter.(BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB