Eri Cahyadi Pastikan Korban Ponpes Al-Khoziny Asal Surabaya Dapat Bantuan Medis dan Psikologis

- Publisher

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Humas-Ist/BS)

i

(Foto: Dok Humas-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memberikan bantuan tangan palsu kepada Nur Ahmad, santri asal Surabaya yang menjadi korban reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Nur Ahmad merupakan satu-satunya korban asal Surabaya yang selamat, namun harus menjalani amputasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, bantuan itu merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen Pemkot terhadap warganya yang terdampak musibah tersebut.

“Insyaallah, semua korban asal Surabaya akan kami bantu sesuai kebutuhan mereka. Kalau ada yang membutuhkan tangan atau kaki palsu, Pemkot akan memfasilitasi sepenuhnya,” ujar Eri Cahyadi, Kamis (16/10/2025).

Eri menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya telah mendata seluruh korban asal Surabaya, baik yang selamat maupun yang mengalami luka. Pendataan dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masing-masing korban.

“BPBD sudah merekap jumlah korban jiwa dan korban selamat yang memerlukan bantuan. Kita turun langsung karena mereka adalah warga Surabaya,” tegasnya.

Selain bantuan fisik, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi para korban dan keluarganya. Menurut Eri, trauma akibat kejadian itu cukup berat, sehingga pemulihan mental menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  Soft Launching Kota Lama Zona Eropa Hidupkan Kembali Romansa Sejarah Surabaya

“Kami akan memprioritaskan pendampingan psikologis supaya mereka bisa kembali menjalani kehidupan dan beraktivitas seperti biasa. Setelah itu, akan ada pendampingan jangka panjang,” ujarnya.

Eri memastikan Pemkot akan terus mendampingi korban dan keluarga untuk membantu perencanaan masa depan mereka, agar bisa bangkit dan mandiri setelah musibah.

Diketahui, sebanyak 30 santri asal Surabaya menjadi korban selamat dalam insiden runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny. Sebagian besar mengalami luka ringan, sementara Nur Ahmad menjadi satu-satunya yang harus menjalani amputasi.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB