Pertahankan Juara Umum, Pemkot Surabaya Gelontor Bonus Rp42,7 M untuk Atlet Porprov Jatim 2025

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat serahterima piala umum Porprov IX Jawa Timur 2025/dok.Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat serahterima piala umum Porprov IX Jawa Timur 2025/dok.Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bonus total senilai Rp42,7 miliar kepada para atlet dan pelatih yang meraih prestasi gemilang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Pemberian apresiasi ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi berlapis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan KONI Jawa Timur.

Penyerahan bonus berlangsung di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (8/10/2025) malam. Acara ini menjadi bentuk penghargaan Pemkot Surabaya atas dedikasi dan kerja keras para atlet yang telah berhasil mengharumkan nama Kota Pahlawan di kancah olahraga provinsi.

Salah satu penerima bonus adalah Cyrila Aurora Khanza Paramesti (13), atlet judo perorangan peraih medali perak. Khanza mengaku bangga bisa membawa nama baik Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rasanya senang banget, karena cita-cita saya menjadi angkatan, maka saya berproses di latihan ini untuk mengejar sebuah cita-cita,” ujar Khanza di sela acara.

Siswi SMP Negeri 15 Surabaya itu menegaskan bahwa bonus bukanlah tujuan utama. Menurutnya, prestasi dan perjuangan jauh lebih penting daripada penghargaan materi. Oleh karena itu, Khanza bertekad untuk terus berlatih demi mempersembahkan hasil yang lebih baik di kejuaraan mendatang.

“Harapannya ke depan saya jauh lebih baik, inginnya mengharumkan nama Surabaya yang lebih baik lagi untuk mendapatkan emas di ajang selanjutnya,” harapnya.

Baca Juga:  Menuju Kota Layak Anak Dunia, Surabaya Gencarkan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, atas perhatian dan dukungan penuh kepada para atlet muda. “Terima kasih Pak Wali Kota, selanjutnya saya akan mempersembahkan medali emas untuk Surabaya,” tuturnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan bonus kepada atlet yang meraih prestasi/dok.Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan bonus kepada atlet yang meraih prestasi/dok.Diskominfo Surabaya

Dalam momen itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Surabaya mempertahankan gelar juara umum Porprov Jatim 2025 untuk kesembilan kalinya. “Alhamdulillah setelah diverifikasi oleh teman-teman KONI dan disampaikan hasil turun dari verifikasi KONI Jawa Timur, baru kita bagi bonusnya,” kata Wali Kota Eri.

Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan keakuratan data atlet penerima penghargaan. “Ternyata ketika nama turun, masih ada beberapa atlet yang sudah dapat medali di catatan KONI Surabaya, tapi dari KONI Jawa Timur tidak ada catatannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemkot Surabaya mewajibkan adanya verifikasi ganda antara KONI kota dan provinsi untuk memastikan kesesuaian data atlet peraih medali. “Kami selalu meminta verifikasi ke KONI Surabaya dan KONI Jawa Timur agar atlet yang dapat emas benar-benar pas (sesuai),” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota Eri menyebut total anggaran untuk bonus para atlet sempat disesuaikan dengan perubahan jumlah medali. Sebab, perolehan medali perak dalam Porprov Jatim 2025 naik dari prediksi awal. “Total anggaran yang kami keluarkan Rp42.702.300.000 untuk memberikan bonus kepada atlet-atlet Kota Surabaya,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Meskipun demikian, Wali Kota Eri menekankan bahwa bonus bukanlah ukuran nilai perjuangan seorang atlet. “Bonus ini adalah penghargaan dari Pemkot Surabaya kepada seseorang yang membawa nama baik dan menjaga marwah Kota Surabaya,” ujarnya.

Usai mempertahankan gelar juara umum, Wali Kota Eri kembali menegaskan target besar Surabaya pada Porprov X Jatim 2027. “Semoga ini memberikan semangat. Pada Porprov Jatim 2027, target kita 250 emas, semoga tercapai,” harapnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto bersama dengan para atlet berprestasi yang menerima bonus/dok.Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto bersama dengan para atlet berprestasi yang menerima bonus/dok.Diskominfo Surabaya

Sementara itu, Ketua KONI Kota Surabaya, Hoslih Abdullah, menjelaskan Surabaya sukses mempertahankan gelar juara umum untuk kesembilan kalinya dalam Porprov IX Jatim yang digelar di Malang Raya pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025. “Kota Surabaya berhasil mempertahankan juara umum yang ke-9 kalinya dengan perolehan 198 medali emas, 133 perak, dan 138 perunggu,” ujar Hoslih.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkot Surabaya, khususnya Wali Kota Eri Cahyadi. “Terima kasih Pak Eri, dorongannya luar biasa. Sebetulnya target 200 medali emas (tercapai), tapi Cabor Anggar tiba-tiba dihentikan dan tidak dihitung medalinya,” katanya.

Hoslih menyebut, jika medali cabang olahraga anggar dihitung, Surabaya seharusnya meraih total 201 emas. Meskipun demikian, ia menargetkan untuk mempertahankan gelar juara umum kesepuluh pada Porprov X Jatim 2027 yang akan digelar di Surabaya. “Targetnya mempertahankan juara umum kembali yang ke-10 kalinya dengan meraih 250 medali emas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gerakkan 1.360 RW, Kampung Pancasila Surabaya Jadi Role Model Baru Pembangunan

Terkait proses pengajuan bonus, Hoslih menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan secara transparan dan akurat. “Setelah kejuaraan berakhir di Malang Raya, kita kirim surat ke KONI Jawa Timur untuk mendapatkan SK Peraih Medali pada Porprov IX Tahun 2025,” jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan nama-nama peraih medali tidak dapat ditetapkan sepihak oleh KONI Surabaya. “Kalau kita yang menentukan sendiri nanti keliru. Mereka di KONI Jatim sudah punya tim dan laporan dari teknikal delegate cabor,” ujarnya.

Namun, Hoslih mengakui proses verifikasi kerap memerlukan pemeriksaan ulang. Ia menekankan pentingnya ketelitian agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. “Setelah kita cross-check dengan KONI Kota Surabaya, ada beberapa yang harus kita periksa lagi nama-namanya, sehingga harus kirim surat lagi (ke KONI Jatim) agar nama-nama itu tidak hilang,” jelas Hoslih.

Karenanya, Hoslih berharap masyarakat memahami proses panjang pencairan bonus tersebut. Ia menilai, ketepatan prosedur akan mempercepat pencairan dana. “Kalau prosesnya sudah benar, pasti kita lebih cepat dari kabupaten/kota lainnya, meskipun ada beberapa daerah yang baru menerima reward tahun depan karena menunggu anggaran berikutnya,” tutupnya. (ADV)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB