Pemerintah Dorong Reformasi Jam Kerja Sopir Logistik agar Lebih Manusiawi

- Publisher

Selasa, 7 Oktober 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrtasi-Ist/bs)

i

Foto: Ilustrtasi-Ist/bs)

Bicarasurabaya.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya penerapan batas waktu kerja maksimal delapan jam bagi pengemudi kendaraan logistik. Aturan ini, katanya, bukan sekadar soal disiplin kerja, tetapi menyangkut keselamatan dan kesehatan pengemudi, sekaligus keamanan lalu lintas secara nasional.

“Jam kerja maksimal delapan jam harus dipatuhi. Untuk trayek jarak jauh yang melebihi itu, perusahaan wajib menyiapkan dua sopir agar bisa bergantian,” ujar Afriansyah di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Ia menjelaskan, banyak sopir logistik menempuh perjalanan panjang tanpa istirahat cukup, sehingga rentan mengalami kelelahan yang bisa memicu kecelakaan. Pemerintah, kata dia, terus mendorong perusahaan transportasi menerapkan sistem kerja bergilir guna menjaga efisiensi dan keselamatan operasional.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat budaya keselamatan kerja di sektor transportasi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja logistik yang menjadi tulang punggung distribusi barang nasional.

Contohnya, tambah Afriansyah, sejumlah operator bus antarkota sudah menjalankan sistem dua sopir untuk trayek panjang. “Bus jarak jauh seperti Malang atau luar pulau sudah punya dua sopir yang bergantian. Sistem seperti itu seharusnya diterapkan juga di sektor logistik,” ujarnya.

Baca Juga:  Baznas Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Rp 50.000 per Jiwa, Fidyah Rp 65.000

Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan agar aturan batas kerja itu benar-benar dijalankan di lapangan. Menurutnya, regulasi tanpa pelaksanaan yang konsisten hanya akan menimbulkan korban.

“Sebetulnya aturannya sudah ada, tapi sering kali tidak dijalankan. Akibatnya muncul insiden dan kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah,” kata AHY. Ia menambahkan, pemerintah memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan taraf hidup dan keselamatan pengemudi truk logistik, yang sering bekerja dalam tekanan sosial-ekonomi berat.

Isu ini sebelumnya mencuat setelah Ketua Umum Asosiasi Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (ARBPI), Ika Rostianti, mengungkapkan banyak sopir logistik yang terpaksa menggunakan obat terlarang atau doping demi bisa menempuh perjalanan jauh tanpa istirahat. Ia mencontohkan, rute Jakarta–Surabaya kini kerap diselesaikan dalam waktu hanya 14 jam, jauh di bawah waktu normal.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Bangkit di Awal 2026, Naik Rp 16.000 per Gram

“Banyak sopir logistik memakai doping agar kuat menyetir terus-menerus. Tidak masuk akal kalau Jakarta–Surabaya ditempuh hanya 14 jam tanpa istirahat,” kata Ika dalam rapat dengan Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di Senayan, Rabu (1/10) lalu.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB